Pebisnis Pemula, Sebaiknya Kamu Perhatikan Hal Berikut!

Memulai Bisnis (Sumber gambar: pinterest)

Like

Halo, pecinta bisnis! Tak jarang dari kalian pasti bingung untuk menentukan produk apa yang ingin kalian pasarkan ketika kalian sudah memiliki ide untuk berjualan.

Tidak hanya soal produknya, tapi soal pemasarannya juga terkadang menjadi kendala untuk para pebisnis pemula. Tapi, hal lain yang sering bikin galau pebisnis pemula adalah ketakutan akan kegagalan bisnis. 

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh pebisnis pemula jika tidak ingin bisnisnya gagal apalagi sampai tidak laku.


Hal yang Perlu Diperhatikan Pebisnis Pemula


1. Melihat Peluang


Ini adalah hal pertama yang wajib kamu perhatikan ketika kamu ingin menjadi pembisnis yang menguntungkan. Tak heran jika banyak penjual/pembisnis yang dagangannya tidak laku karena tidak pandai dalam melihat peluang.

Ketika produk atau barang yang sudah banyak dipasarkan, ia justru ikut menjual atau mendagangkan produk yang sama.


Padahal, berani berbeda itu lebih baik dan membuka banyak kesempatan. Tapi ingat, berbeda ini tidak ada berbeda ya. Harus memiliki nilai jual.

So, pastikan kamu benar-benar bisa melihat peluang, produk atau barang apa yang sekiranya berpotensi memiliki peluang besar di daerah sekitar kamu.

But, tidak hanya produk atau barang saja ya. Jika jasa menjadi peluang besar karena tak ada atau belum banyak menyebar di daerah kamu, ini bisa menjadi kesempatan berlian untuk kamu memanfaatkannya.


2. Berani Memulai


Ketika peluang sudah ada di hadapan mata, saatnya kamu berani memulai untuk mengeksekusinya. Ingat! Jangan tunda lama-lama, apalagi kalau kamu sudah siap modal atau sudah siap dari segi materi.

Perlu diingat juga, bahwa bisnis adalah usaha yang bisa berpotensi menjadi investasi. Tanpa kita sadari, ketika kita berani memulai untuk membangun bisnis sejak dini, 5-10 tahun ke depan, kita tidak akan kebingungan untuk mencari pekerjaan.

Malah yang ada, kita membuka peluang kerja bagi teman atau kerabat kita yang membutuhkan. Excited bukan?

Yang terpenting juga, ketika kamu sudah berani untuk memulai, artinya kamu juga harus siap dengan segala risiko yang ada ke depannya. Ikhtiar dan terus berusaha itu kuncinya. Seberat apapun risikonya nanti, jika sudah diniatkan, pasti akan ada jalan kemudahan.


3. Pasarkan


Tidak semua pembisnis atau penjual memiliki jiwa marketing yang bagus dan siap. Artinya, ketika kamu sudah melihat peluang, berani memulai, kamu juga harus berani memasarkan produk/jasa kamu ke publik.

Untuk apa? Supaya banyak kalangan masyarakat yang mengenal produk kamu. Selain itu, kamu harus memiliki strategi pemasaran yang baik agar orang lain tertarik dan merasa tidak dirugikan saat membeli barang atau jasa yang kamu tawarkan.

Dengan begitu, bisnis kamu akan lancar dan menjadi peminat banyak orang.

Selamat menjalankan bisnis Be-emers!

Punya opini atau artikel untuk dibagikan juga? Segera tulis opini dan pengalaman terkait investasi, wirausaha, keuangan, lifestyle, atau apapun yang mau kamu bagikan. Submit tulisan dengan klik "Mulai Menulis".
 
Submit artikelnya, kumpulkan poinnya, dan dapatkan hadiahnya!
 
Gabung juga yuk di komunitas Telegram kami! Klik di sini untuk bergabung.