Apa Sih Pekerjaan Paling Berbahaya di Dunia?

Instagram Bisnis Muda

Like

Di tengah banyaknya pekerjaan, ada beberapa pekerjaan yang pada dasarnya lebih berbahaya dibanding yang lain.

Enggak jarang, pekerjaan tersebut sampai harus mempertaruhkan nyawa pekerjanya. Mulai dari petugas pemadam kebakaran, sampai nelayan laut.

Nah, tingkat berbahaya suatu pekerjaan ada perhitungannya nih Be-emers. Dalam dunia K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja), tingkatan ini disebut Tingkat Cedera Fatal atau Fatal Injury Rate.

Tingkat Cedera Fatal memuat data berapa orang yang meninggal setiap per 100.000. Melansir dari CEO World Magz ada beberapa pekerjaan yang paling berbahaya di dunia.


Pekerjaan Paling Berbahaya di Dunia


1. Petugas Maintenance Jalan Raya


Kenapa pekerjaan ini masuk sebagai pekerjaan paling berbahaya di dunia? Karena bekerja di lalu lintas yang bergerak cepat dan kondisi cuaca ekstrem sangat berisiko bagi keselamatan.


Tingkat cedera fatal dari pekerjaan ini adalah 18/100.000 dengan gaji rata-rata sebesar Rp3.500.000.


2. Petugas Tenaga Listrik


Pekerjaan ini masuk dalam pekerjaan paling berbahaya di dunia karena berkutat dengan listrik bertegangan tinggi, menghadapi cuaca yang unpredictable, dan beresiko tersengat listrik atau jatuh.

Tingkat cedera fatal dari pekerjaan ini sebesar 20/100.000 dengan gaji rata-rata adalah Rp6.504.000.


3. Pemadam Kebakaran


Tidak heran ya pekerjaan ini jadi yang paling berbahaya karena bisa terjebak dalam kebakaran, menghirup asap, bangunan yang runtuh, dan panas yang ekstrem.

Tingkat cedera fatal dari pekerjaan ini adalah 20/100.000 dengan gaji rata-rata sebesar Rp3.438.000.


4. Petani dan Buruh Pertanian


Mungkin ada beberapa orang yang terkejut pekerjaan ini akan masuk ke dalam daftar, tentu karena pekerja pertanian melibatkan alat berat, paparan pestisida dan pupuk, serta bahaya dalam menangani ternak.

Tingkat cedera fatal dari pekerjaan ini adalah 26/100.000 dengan gaji rata-rata sebesar Rp3.279.000.


5. Pekerja Besi dan Baja


Pekerjaan ini masuk ke dalam daftar karena beroperasi di ketinggian, di lokasi konstruksi, menangani material berat, pengelasan, dan permesinan.

Tingkat cedera fatal dari pekerjaan ini sebesar 29/100.000 dengan gaji rata-rata adalah Rp4.915.477.


6. Tukang Atap


Sekilas pekerjaan ini masih banyak yang menganggap enteng, tapi orang-orang atau tukang atap bekerja di ketinggian, menangani material berat, dan menghadapi kondisi cuaca ekstrem.

Tingkat cedera fatal dari pekerjaan ini adalah 41/100.000 dengan aji rata-rata sebesar Rp3.741.300.


7. Operator Kerek di Pertambangan


Pertambangan adalah lokasi yang membahayakan, penanganan bahan dan mesin yang mudah menguap beresiko timbul ledakan dan kegagalan peralatan.

Tingkat cedera fatal dari pekerjaan ini adalah 46/100.000 dengan gaji rata-rata sebesar Rp12.000.000.


8. Pilot Pesawat


Banyak kasus pesawat jatuh dan hilang yang sudah terjadi. Pekerjaan ini memang menantang dan berbahaya, mesin yang rumit, dan kondisi cuaca yang unpredictable menjadi alasannya.

Tingkat cedera fatal dari pekerjaan ini sebesar 53/100.000 dengan gaji rata-rata adalah Rp30.250.000.


9. Pekerja Penebangan


Sama seperti pilot, pekerjaan ini juga membahayakan. Ada potensi kerusakan alat berat, cuaca yang unpredictable, dan bobot kayu yang besar.

Tingkat cedera fatal dari pekerjaan ini adalah 111/100.000 dengan gaji rata-rata sebesar Rp3.656.000.

Pantas saja beberapa pekerjaan tersebut memberikan gaji yang tinggi ya Be-emers. Tapi Be-emers tahu enggak pekerjaan yang paling bahaya dari itu semua apa?

Pekerjaan dengan merangkap banyak role tapi gajinya minimalis. Chuaaaks!

Artikel ini juga tersedia dengan visual yang lebih menarik di Instagram Bisnis Muda lho, Be-Emers!

Pastikan kamu melihatnya dengan klik foto di bawah ini, ya!

Jangan lupa tinggalkan kritik, saran, atau masukan di kolom komentar!

 

Instagram Bisnis Muda