Biaya Tersembunyi Menggunakan Mobil Listrik

Kendaraan listrik mengisi bahan bakar (Foto: Canva)

Like

Bukan rahasia lagi bahwa kendaraan listrik menjadi semakin nyaman dan mulai mendominasi pasar. Namun, meskipun kendaraan tersebut disebut-sebut lebih terjangkau untuk dimiliki dan dioperasikan dibandingkan dengan kendaraan konvensional, kenyataannya memiliki kendaraan listrik dapat menimbulkan sejumlah biaya tersembunyi.

Meskipun biaya awal untuk membeli kendaraan listrik bisa lebih tinggi dibandingkan mobil konvensional, janji akan biaya bahan bakar dan perawatan rutin yang lebih rendah seringkali dijadikan sebagai nilai jual. 

Namun demikian, hal ini tidak selalu terjadi, karena ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi keseluruhan biaya. Selain itu, teknologi kendaraan listrik yang berkembang pesat berarti bahwa beberapa biaya mungkin tidak sepenuhnya dipahami saat ini.


Biaya Tersembunyi Menggunakan Mobil Listrik


1. Penggantian Baterai 


Baca Juga: Deretan Taipan di Balik Bisnis Kendaraan Listrik Indonesia

Biaya tersembunyi lainnya dalam memiliki kendaraan listrik adalah potensi tingginya biaya penggantian baterai. Meskipun jaminan untuk baterai kendaraan listrik bisa sangat besar, biaya penggantian baterai bisa sangat besar untuk kendaraan listrik populer.


Mengutip Topspeed, biayanya berkisar antara US$5.000 hingga US$20.000 atau lebih untuk kendaraan mewah. Baterai tidak hanya perlu diganti jika rusak, tetapi juga jika kapasitasnya mulai berkurang seiring berjalannya waktu. 


2. Isi Baterai Tidak Gratis


Mengisi baterai kendaraan listrik di luar rumah dapat menjadi pengeluaran yang besar bagi Anda. Tentu saja, dalam beberapa kasus, ini bisa lebih murah daripada mengisi tangki dengan bensin, tapi tentu saja tidak gratis. 

Mengisi daya EV dengan pengisi daya komersial selama perjalanan dapat menghabiskan biaya antara US$10 hingga US$30 saat menggunakan pengisi daya level 3, yang jauh lebih mahal daripada mengisi daya di rumah. 

Penting untuk diperhatikan bahwa biaya pengisian daya dapat sangat bervariasi tergantung pada beberapa faktor, seperti lokasi stasiun pengisian daya, waktu, jenis pengisi daya yang digunakan, dan tarif listrik di wilayah tersebut. 


3. Isi Baterai di Rumah Memakan Biaya


Mengingat paragraf sebelumnya, mengisi daya kendaraan listrik di rumah mungkin tampak seperti pilihan yang hemat biaya, namun tidak sepenuhnya gratis. 

Baca Juga: Hyundai Bangun Pabrik Baterai Terbesar se-Asia Tenggara di Indonesia, Kolaborasi dengan Emiten Ini!

Mengisi daya di rumah akan sedikit meningkatkan tagihan listrik Anda, dan meskipun jumlahnya mungkin tidak terlalu besar, namun dapat bertambah seiring waktu. 

Namun, waktu pengisiannya cukup lama, seringkali memerlukan waktu 24 jam atau lebih untuk mencapai pengisian penuh. 


4. Biaya Maintenance


Salah satu biaya tambahan yang terkait dengan kendaraan listrik adalah hilangnya jangkauan dan efisiensi seiring berjalannya waktu, terutama dalam kondisi cuaca ekstrem.

Baterai dapat kehilangan kapasitasnya untuk mengisi daya dengan baik, sehingga mengurangi jarak tempuh kendaraan listrik dalam sekali pengisian daya.

penurunan daya baterai adalah proses alami yang terjadi seiring berjalannya waktu, artinya bahkan dalam kondisi normal, jangkauan kendaraan listrik akan berkurang secara bertahap.

Punya opini atau artikel untuk dibagikan juga? Segera tulis opini dan pengalaman terkait investasi, wirausaha, keuangan, lifestyle, atau apapun yang mau kamu bagikan. Submit tulisan dengan klik "Mulai Menulis".

Submit artikelnya, kumpulkan poinnya, dan dapatkan hadiahnya!

Gabung juga yuk di komunitas Telegram kami! Klik di sini untuk bergabung.