Viral Kasus Bully, Ini Bahayanya untuk Kesehatan Mental

Awas! Bahaya Bully Untuk Kesehatan Mental (Sumber: Canva)

Like

Baru-baru ini warganet dibuat heboh dengan berita viralnya kasus pembullyan yang terjadi di salah satu SMA swasta di bilangan BSD, Serpong. Ternyata, perundungan ini diduga dilakukan oleh salah satu anak dari public figure, Vincent Rompies. 

Dalam video yang diunggah oleh akun X milik @indomild, terlihat beberapa anak sedang memelonco salah satu korban dengan mencekik leher sambil mendorong-dorong tubuh korban. Bahkan, sang korban dirundung dengan disundut rokok!

Melihat kasus tersebut, akun Instagram milik Vincent dibanjiri komentar hingga kritik warganet. Banyak orang yang bertanya-tanya kebenaran dari kasus yang sedang ramai tersebut.

Baca Juga: Terkuak! Geng Tai Binus: Kekerasan dan Keterlibatan Anak Artis

Salah satu warganet dengan akun Instagram milik @santyaalfian, mengomentari postingan Vincent dengan kemarahan dan kekecewaan.

 

Awas! Bahaya Bully Untuk Kesehatan Mental (Sumber: Instagram)

 

Bahaya Bully terhadap Kesehatan Mental

Hmmm, kalau udah begini, serem banget ya!
Be-emers tau enggak sih, apa dampak yang akan terjadi bagi orang yang terkena bullying?


Dilansir dari siloamhospital.com, ada beberapa dampak yang akan terjadi jika seseorang menjadi korban bullying:
 

1. Menganggu Kesehatan 

Selain kesehatan fisik, kasus pembullyan bisa menyebabkan kesehatan mental. Seseorang akan terus merasa cemas, gelisah, takut, hingga depresi.

Bahkan, korban bisa mengalami post-traumatic stress disorder atau yang sering kita sebut sebagai PTSD. Hal ini bisa terjadi dalam jangka waktu yang panjang.
 

2. Insomnia

Dampak bullying bisa menyebabkan seseorang takut dan merasa cemas untuk tidur, karena saat memejamkan mata korban akan terus membayangkan kejadian buruk yang terjadi pada dirinya.

Selain itu, dapat menyebabkan hyperaousal atau kecemasan dan rasa waspada yang menyebabkan trauma pada diri sendiri. 
 

3. Kurang Percaya Diri

Trust issue adalah kondisi dimana seseorang tidka memercayai omongan hingga tindakan orang disekitarnya.

Rasa ini sering dialami oleh para korban bullying. Hal ini terjadi karena korban sudah tidak bisa menaruh kepercayaan kepada siapapun. 
 

4. Keinginan untuk Balas Dendam

Selain kesehatan mental yang terganggu, di masa yang akan datang korban memiliki rasa keinginan untuk membalas dendam. Hal ini dilakukan karena sang korban ingin melampiaskan kekesalannya di masa lalu. 

Baca Juga: Mulai Laporkan Tindakan Perundungan (Bullying) sebagai Saksi Remaja!

Nah, kalau kamu pernah jadi salah satu korban dari pembullyan jangan pernah pendam rasa sakit hingga kekesalan tersebut. ya!

Sebaiknya, langsung hubungi seorang profesional yang dapat membantu mengatasi trauma hingga menghilangkan rasa tersebut. 


___________________________________________________

Punya opini atau artikel untuk dibagikan juga? Segera tulis opini dan pengalaman terkait investasi, wirausaha, keuangan, lifestyle, atau apapun yang mau kamu bagikan. Submit tulisan dengan klik "Mulai Menulis".

Submit artikelnya, kumpulkan poinnya, dan dapatkan hadiahnya!

Gabung juga yuk di komunitas Telegram kami! Klik di sini untuk bergabung!