Setelah 35 Tahun, Pabrik Laptop Toshiba Resmi Ditutup

Toshiba T1100 First Laptop - Image: Pinterest

Toshiba T1100 First Laptop - Image: Pinterest

Like

Apakah kamu pengguna laptop Toshiba? Sayangnya, kini Toshiba resmi menutup pabrik laptopnya nih.

Itu artinya, salah satu perusahaan teknologi terbesar asal Jepang itu berhenti menjalani bisnis PC maupun laptop. Tepatnya, pada 4 Agustus 2020 kemarin, pihak Toshiba mundur dari bisnis laptop setelah 35 tahun eksis.

Padahal, dikutip dari BBC, demand terhadap kebutuhan laptop melonjak dalam beberapa bulan terakhir. Hal itu dipicu oleh pandemi Corona yang memicu adanya work & school from home, dimana membutuhkan perangkat PC maupun Laptop.

Namun menurut analis Marina Koytcheva dari CCS Insights, hanya perusahaan yang mampu mempertahankan skala dan harga, serta brand premium, yang mampu berhasil di pasar perangkat komputer. Perusahaan tersebut di antaranya seperti Lenovo dan Apple.

Dari laman Bisnis, diketahui kalau Sharp sudah beli sisa saham PC Toshiba pada bulan Juli 2020 lalu. Hal itu pun menjadikan bisnis laptop Toshiba sepenuhnya dikuasai sama pihak Sharp nih! Sebelumnya, di tahun 2018, Sharp telah membeli 80 persen unit PC Toshiba senilai US$36 juta.
 

Laptop Pertama Toshiba

April 1985, Toshiba meluncurkan laptop pertamanya, yakni T1100. Dengan berat 4kg dan layar berukuran 3,5 inch, laptop ini diluncurkan pertama kali di Eropa dengan target mencapai 10.000 unit.


T1100 lahir dengan memori 256 Kb dan mendukung disk 640-720Kb. Selain itu, laptop berlayar LCD reflektif 640x200 pixel ini memiliki kompatibilitas dengan PC IBM.

Dari data di Toshiba Science Museum, setelah mendulang kesuksesan penjualan di Eropa, Toshiba lalu mulai menjual laptopnya di AS dan Jepang pada tahun yang sama. Setahun kemudian. T1100 dimodifikasi menjadi T1100Plus, disusul kehadiran T3100.

Kehadiran T1100 sebagai laptop generasi pertama Toshiba dinilai sebagai pemicu pertumbuhan industri laptop kala itu lho, Be-emers. Soalnya, T1100 hadir dengan fitur dasar yang jadi standar untuk produk PC lainnya selama dua dekade.