
Ilustrasi promosi fashion di era digital lewat media sosial dan e-commerce (Sumber gambar: Freepik)
Di era digital sekarang, dua saluran ini memang jadi andalan utama dalam dunia fashion. Tapi, pertanyaan pentingnya: menurut Sabuya, mana yang sebenarnya lebih efektif untuk promosi? Yuk, kita bahas bareng!
Media Sosial: Tempat Bercerita dan Membangun Kedekatan
Bagi brand fashion, Instagram, TikTok, dan Facebook sudah jadi ruang pamer modern yang tak pernah sepi penonton.
- Konten bisa dikemas dengan foto estetik, video singkat, atau tren challenge yang gampang viral.
- Brand bisa bercerita, menampilkan keunikan, sekaligus ngobrol santai dengan audiens lewat komentar atau DM.
- Hubungan yang terjalin bikin konsumen merasa dekat dan lebih percaya sebelum akhirnya memutuskan untuk belanja.
Baca Juga: Pentingnya Media Sosial untuk Pelaku Bisnis, Ini Strategi Sabuya
E-Commerce: Ruang Belanja yang Nyaman dan Aman
Kalau media sosial menarik perhatian, e-commerce jadi tempat untuk mengamankan transaksi.- Produk ditampilkan dalam katalog rapi dengan deskripsi detail, foto, bahkan video review.
- Tersedia ulasan dari pembeli, rating bintang, hingga promo ongkir yang bikin konsumen makin yakin.
- Proses pembayaran dan pengiriman lebih jelas serta terpercaya.
Kombinasi Cerdas untuk Hasil Maksimal
Menurut Sabuya, promosi fashion paling efektif justru datang dari kolaborasi keduanya.- Media sosial berfungsi sebagai jendela pertama di sana brand menunjukkan siapa dirinya, bercerita, dan membuat audiens penasaran untuk melangkah lebih jauh.
- E-commerce hadir sebagai ruang belanja yang memastikan konsumen nyaman hingga menyelesaikan pembelian.
Tulis Komentar
Anda harus Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.