
Ilustrasi komuter tujuan Jakarta (Sumber gambar : Bisnis.com)
Kondisi Ekonomi saat ini memang memaksa kita untuk dapat berhemat, membatasi pengeluaran yang tidak penting merupakan salah satu cara untuk menghemat pengeluaran.
Tidak masalah kalau untuk menghemat kebutuhan sehari-hari, bisa dengan cara menghilangkan barang yang benar-benar tidak dibutuhkan atau menggunakan barang substitusi alias memilih barang dengan fungsi sama tetapi harga yang lebih rendah.
Lalu bagaimana dengan biaya transportasi yang tentu saja sulit untuk kita tekan? Tidak dapat dipungkiri ongkos transportasi merupakan pengeluaran yang membuat kantong boncos.
Banyak yang bilang penggunaan transportasi umum dapat menekan pengeluaran untuk transportasi, tapi kalau pengeluaran itu menjadi pengeluaran rutin dengan gaji UMR apakah tetap dikatakan hemat?
Sebagai contoh nih para pekerja yang bekerja di Jakarta tetapi bertempat tinggal di daerah sekitar Jakarta, seperti Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi yang otomatis menggunakan komuter untuk pulang pergi bekerja.
Walaupun penggunaan komuter sebenarnya lebih hemat daripada kendaraan pribadi, tetap saja hal itu membuat kantong boncos.
Malahan banyak yang bilang kalau ongkos komuter itu sebesar 1/3 dari pengeluaran bulanan. Waduh auto bangkrut nih.
Tips Menghemat Ongkos Komuter
Kamu warga komuter Be-emers? jangan stres dulu. Simak aja beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghemat ongkos komuter, terutama kalau gaji kita UMR.
1. Manfaatkan Promo dan Cash Back
Bahkan KAI commuter sendiri juga seringkali memberikan diskon khusus. Pastikan selalu update info dan kode promo.
Tulis Komentar
Anda harus Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.