5 Cara Fashion Lokal Memberdayakan Masyarakat Sekitar ala Sabuya

5 Cara Fashion Lokal Memberdayakan Masyarakat Sekitar Ala Sabuya . Sumber Gambar Instagram Sabuya

5 Cara Fashion Lokal Memberdayakan Masyarakat Sekitar Ala Sabuya . Sumber Gambar Instagram Sabuya

Be-emers, waktu penulis menulis artikel ini, penulis berpikir dan bertanya-tanya dalam pikiran, “Kain tradisional itu termasuk kerajinan atau bukan ya?”
 
Dan dijawab oleh Kementerian Perindustrian RI di akun Instagram resminya yaitu @kemenperin_ri, menyatakan bahwa kain-kain tradisional khas daerah yang diproduksi secara manual itu termasuk barang kerajinan.
 
Sayangnya Be-emers, pengalaman penulis sendiri, tidak banyak ya, orang yang mengenakan kain tradisional sebagai bagian dari busana atau fashion-nya. Mungkin karena masih langka atau terbatas pilihannya.
 
Jadi, Be-emers jika ada pihak-pihak yang mengubah kain tradisional atau etnik menjadi pakaian jadi yang modis nan indah, maka pihak tersebut berarti telah memberdayakan masyarakat lokal.

Di saat yang bersamaan, pihak termasuk juga membantu menjaga dan melestarikan warisan budaya bangsa yang berupa kain tradisional. Sabuya merupakan salah satunya.
 
Tapi gimana sih, caranya, biar tetap memberdayakan masyarakat lokal, melestarikan budaya, namun di saat yang bersamaan bisa tetap cuan? Yuk, ikuti caranya dari Sabuya berikut!
 

5 Cara Fashion Lokal Memberdayakan Masyarakat Sekitar ala Sabuya 

Berikut adalah cara fashion lokal memberdayakan masyarakat sekitar yang bisa kita tiru: 
 

1. Cari Peluang

Seperti yang telah ditulis oleh penulis di atas, mencari fashion dari kain etnik itu masih cukup sulit, karena langka. Dan dengan baik ini dijadikan peluang bisnis oleh Sabuya.
 

2. Terus Jaga Mutu

Untuk dapat memberdayakan masyarakat terutama pengrajin kain secara berkelanjutan, produsen fashion juga harus terus menjaga mutu-mutu produknya.
 
Untuk dapat mengetahui mutu produk fashion lokal, dengan mudah dapat dilihat dari review dan rating bintang yang diberikan oleh pelanggan.
 
Dan ini dilakukan oleh Sabuya, dengan review positif dan rating bintang lima di pasar onlinenya.
 

3. Pemasaran yang Baik

Pemasaran yang baik, diharapkan dapat meningkatkan penjualan. Penjualan yang baik, diharapkan dapat terus berproduksi. Produksi yang lancar, masyarakat lokal pun dapat terus diberdayakan.
 
Pemasaran yang baik ini dapat dilakukan dengan story telling yang baik. Misalnya menyampaikan bahwa produk fashion yang dibuat merupakan produk fashion terbaik dari bahan terbaik yaitu bahan lurik, yang warnanya dari pewarna alami.