
Widuri skirt, produk Sabuya yang diproduksi bersama pengrajin lokal (Sumber gambar : Instagram Sabuya)
Brand yang mengusung konsep etnik budaya dalam produknya ini, selalu mengutamakan perpaduan antara fashion modern dengan kain nusantara yang sarat dengan budaya bangsa.
Lihat saja keunikan Ratenggaro Outer, salah satu koleksi Sabuya ini memadukan tenun yang bermotif Sumba dan lurik dengan potongan outer modern kekinian.
Ini menunjukkan konsistensi dari Sabuya untuk berjalan sesuai konsep yang diusungnya.
Mencari material atau kain-kain bertema nusantara bukanlah hal yang sulit bagi Sabuya. Memiliki komitmen untuk memberikan sentuhan seni budaya Indonesia dalam setiap koleksinya, Sabuya mengajak para pengrajin lokal untuk bekerja sama.
Pengrajin lokal tersebut memiliki asal hampir dari seluruh Indonesia, seperti Bukittingi, Banyuwangi, Jember dan Yogyakarta. Pemberdayaan ini tentu saja memberikan banyak kebermanfaatan bagi semua pihak, baik bagi Sabuya, pengrajin lokal dan tentu saja customer Sabuya.
5 Manfaat Bekerja Sama dengan Pengrajin Lokal
Padahal kalau benar-benar dicermati banyak loh manfaat dari kerja sama ini.
Tulis Komentar
Anda harus Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.