Like
Jumlah yang gapnya lumayan jika dibandingkan ruas jalan Bogor ke Kandanghaur yang dibayar 'hanya' 4 ringgit sebulannya ditambah 4 gantang beras dan garam.
Namun, memang pada akhirnya kerja paksa itu tetap diterapkan ketika anggaran Belanda tak lagi mencukupi proyek Jalan Pos yang tergolong ambisius. Hal ini terjadi setelah pembangunan jalan sampai di wilayah Karangsamboeng yang merupakan wilayah kesultanan Cirebon.
Mengutip jurnal Paramita: Historical Studies Journal volume 26, kas Belanda menipis. Daendels berinisistif mengumpulkan semua penguasa termasuk para bupati di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur pada tanggal 25 Mei 1808 di rumah dinas Residen Semarang di Jalan Bojong.
Di sini tercetus rencana Daendels membangun Jalan Raya Pos hingga Surabaya. Kesulitan keuangan membuat kolonial akhirnya menyerahkan hak penuh kepada penguasa pribumi dan menerapkan tenaga kerja bersifat wajib/heerendiesten. Inilah sistem kerja paksa itu resmi dimulai.
Benang merahnya, pemerintah Daendels sejatinya mengeluarkan anggaran untuk membayar upah pekerja Jalan Raya Pos. Namun, sistem kerja paksa pada akhirnya diterapkan ketika anggaran untuk pembangunan jalan tak lagi mencukupi.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Punya opini atau tulisan untuk dibagikan juga? Segera tulis opini dan pengalaman terkait investasi, wirausaha, keuangan, lifestyle, atau apapun yang mau kamu bagikan. Submit tulisan dengan klik "Mulai Menulis".
Submit artikelnya, kumpulkan poinnya, dan dapatkan hadiahnya!
Gabung juga yuk di komunitas Whatsapp Group kami! Klik di sini untuk bergabung
Erinintyani Shabrina Ramadhini
Tulis Komentar
Anda harus Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.