Pertimbangan Nikah Muda vs Mapan: 5 Cara Mengelola Keuangan yang Bisa Diterapkan!

Ilustrasi orang sedang menikah (Foto Freepik.com)

Ilustrasi orang sedang menikah (Foto Freepik.com)

Like
Acara pernikahan sudah digelar dan berhasil dengan sukses. 90% tamu undangan hadir memeriahkan acara. Wedding organizer bagus, makanan mendapat pujian enak, tidak ada makanan yang kurang, segala sesuatu teratur dan tertata bersih.

Anggota keluarga baik diri sendiri dan besan senang, bahagia, dan bangga. Sekarang saatnya, membicarakan keuangan.
 
Terdengar tidak romantis? Ya, memang. Tapi itu adalah bagian kecil yang harus dihadapi yang akan membawa dampak besar yang baik bagi kehidupan setelah menikah. Baik bagi pasangan yang nikah muda maupun yang nikah mapan.
 

Pertimbangan Sebelum Nikah Muda 

Bagi Be-emers yang memutuskan menikah muda, memiliki fokus keuangan yang sedikit berbeda dengan pasangan yang menikah mapan. 
 
Fokus ini antara lain: 1) mengomunikasikan harta bawaan dan statusnya, 2) hutang bawaan dan statusnya, 3) pemasukan bersama, 4) pengeluaran bersama, dan 5) hutang bersama sifatnya wajib.
 
Begitu juga 6) pembahasan Investasi, 7) dana darurat, 8) tabungan, dan 9) cara-cara meningkatkan pendapatan tambahan.
 
 

Pertimbangan Memilih Nikah Mapan

Sedangkan bagi pasangan yang menikah ketika sudah mapan, bisa lebih fokus kepada: 1) pengelolaan pensiun, 2) asuransi, dan 3) pendidikan anak.
 
Meski demikian, baik nikah muda atau menikah mapan, perlu hal-hal berikut. Biar masalah keuangan tidak bikin pernikahan menjadi canggung dan menjadi duri dalam daging.