THR Mulai Cair, 5 Jurus Membelanjakan Emas di Tengah Situasi Krisis

Membelanjakan emas saat krisis [Freepik]

Membelanjakan emas saat krisis [Freepik]


Be-emers, siapa nih yang sudah menerima THR?

Momentum menerima Tunjangan Hari Raya (THR) identik dengan peningkatan konsumsi. Berasa banyak uang, rasanya pengin beli semuanya. 

Namun di tengah ketidakpastian ekonomi global — mulai dari konflik geopolitik, inflasi, hingga ancaman resesi. Alangkah bijak bila kamu mempertimbangkan alokasi THR ke aset yang lebih aman, salah satunya emas.


Jurus Membelanjakan Emas Pakai Uang THR

Emas dikenal sebagai aset safe haven karena nilainya relatif stabil ketika pasar keuangan bergejolak.

Laporan World Gold Council menunjukkan harga emas dunia menguat signifikan ketika risiko geopolitik meningkat. Misalnya konflik di Timur Tengah saat ini, investor beralih dari saham ke emas untuk mempertahankan kekayaan.

Agar lebih mindful dan THR tetap bisa dinikmati, yuk simak strategi terbaik memanfaatkan uang THR berikut ini!

 

1. Buy on Dips

Yakni teknik membeli saat harga turun. Mengutip Financial Times, harga emas akan naik tajam ketika berita buruk muncul.

Namun hal ini akan diikuti koreksi jangka pendek ketika pasar mencari likuiditas atau dolar AS menguat.

Strateginya: jangan buru-buru beli di puncak, ambil posisi saat harga turun atau tarik diri sementara sebelum harga keburu naik lagi.


2. Dollar Cost Averaging

Membeli emas sekaligus dalam jumlah besar bisa berisiko jika harga sedang berada tinggi-tingginya. Triknya adalah belilah secara bertahap. Misalnya:

  • Minggu pertama: beli 1 gram
  • Minggu kedua: beli 1 gram
  • Minggu ketiga: beli 2 gram
Kamu tidak sempat memantau tren harga emas? Lakukan top up saldo rutin lalu saat sudah terkumpul beli sesuai harga emas saat itu


3. Pertimbangkan Jenis Emas dan Ukurannya

Bicara logam emas terdapat jenisnya dengan kelebihan dan kekurangannya.
  • Emas Fisik, batangan atau koin. Lebih stabil dan tidak ada risiko kontrak/pialang. Ideal jika tujuannya menyimpan sebagai cadangan nilai
  • Emas Digital / ETF / Reksa Dana Emas: Likuid, mudah dibeli di pasar modal. Aman karena tidak berwujud fisik
Setelah itu, pertimbangkan juga ukuran emasnya. Emas dengan gramasi kecil seperti 1 gram, 2 gram, atau 5 gram tentu lebih fleksibel untuk dijual ketika membutuhkan dana mendadak.

Sebaliknya, emas berukuran besar seperti misalnya 50 atau 100 gram cocok untuk investasi jangka panjang. Sesuaikan dengan tujuan finansial kamu ya.