Be-emers, kita
sih inginnya memiliki rumah ya? Biar dilihat orang tua kita ini memiliki tabungan, punya rumah (memang demikianlah adanya), ada hasil kerjanya, dan
eh kalau ada calon mertua yang akan kita temui, adalah ya, yang kita banggakan.
Tapi apa hendak dikata, rupiah malah melemah. Ikut melemahkan semangat kita untuk menabung memiliki rumah.
Meskipun kita baru diberi rezeki gaji Upah Minimum Regional (UMR), kita bisa banget kok, memiliki rumah. Dan berikut adalah langkah-langkah strategis yang bisa kita terapkan:
Meski Rupiah Melemah, Ini 5 Strategi Memiliki Rumah dengan Gaji UMR
Strategi memiliki rumah dengan gaji UMR meski rupiah melemah yang bisa kamu terapkan:
1. Manfaatkan KPR Bersubsidi
Ketika kita masih bergaji UMR, kita bisa memanfaatkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi.
Ini karena, saat rupiah melemah, biasanya diikuti suku bunga bank komersial yang naik, meski demikian KPR subsidi memiliki bunga tetap (fixed) yang sangat rendah.
Selain itu, dikutip dari julo.co.id, KPR komersial yang bunganya biasanya melonjak mengikuti kurs, KPR bersubsidi justru tetap 5%. Dan ini bisa hingga lunas, yaitu kisaran biasanya sampai 20 tahun.
2. Memanfaatkan Fasilitas dari BPJS Ketenagakerjaan
Untuk punya rumah impian, jika kita merupakan pekerja dan memiliki atau bergabung ke BPJS Ketenagakerjaan, Be-emers juga bisa memanfaatkan fasilitas berupa Manfaat Layanan Tambahan (MLT).
Dikutip dari laman bpjsketenagakerjaan.go.id nih Be-emers, MLT yang bisa dimanfaatkan ini antara lain: Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP), Fasilitas Pembiayaan Perumahan Pekerja/Kredit Konstruksi (FPPP/KK), dan Pinjaman Renovasi Perumahan (PRP).
Tetapi MLT ini memiliki syarat dan ketentuan yang berlaku ya Be-emers. Misalnya, Be-emers harus ikut tiga program BPJS sekaligus, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Kematian (JKM).
Tulis Komentar
Anda harus Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.