5 Makanan Khas Pemalang yang Manis, Gurih, dan Legit yang Wajib Dicoba. Sumber Gambar Adobe Express
5 Makanan Khas Pemalang yang Manis, Gurih, dan Legit yang Wajib Dicoba Sebagai Takjil Ramadan
Be-emers, puasa-puasa memang enaknya ngobrolin makanan. Kali ini kita akan ngobrolin khas Pemalang.
Kalau Be-emers melakukan perjalanan dari arah Barat ke Timur, atau sebaliknya, meskipun bukan untuk mencari kitab suci, yuk coba mampir dan cicipi takjil dan kuliner khas Pemalang.
Suasana ngapak, tetapi banyak yang ramah kok, ditambah makanan-makanan yang punya cita rasa manis, legit, dan gurih, bisa menambah manis perjalanan Be-emers.
Kita mulai dari makanan manis favorit penulis, yaitu khamir. Khamir ini termasuk kue empuk, yang bentuknya mirip kue dorayaki, berminyak, rasanya manis tetapi gurih, dan tentu saja mengenyangkan. Jadi cocok untuk takjil atau sekaligus makanan pengganjal perut.
Biasanya khamir ini pun jadi buah tangan ketika ada acara buka bersama (bukber), baik bukber keluarga atau teman, karena cocok disantap oleh semua kalangan usia.
Punya nama yang menggelitik ya Be-emers. Itu bahasa Pemalang sepertinya, Be-emers bisa cari sendiri maknanya ya… Kita bahas rasanya sekarang.
Ogel-ogel ini termasuk camilan yang manis, dan renyah, tetapi juga ada rasa gurihnya. Bahan utamanya adalah tepung ketan, yang kita tahu ketan itu sendiri termasuk bahan pangan yang enak.
Be-emers bisa coba sendiri nanti kalau sampai Pemalang ya.
Kita beralih ke makanan berat sekarang. Ada yang sangat khas, jadi rajanya kuliner Pemalang, dan bisa dikatakan sangat menjadi favorit penulis, yaitu Grombyang.
Grombyang ini merupakan sajian yang disajikan hangat atau panas, berupa kuah kaldu yang gurih dengan irisan daging sapi atau kerbau. Sensasi gurih bertambah karena adanya kelapa sangrai di bumbunya.
Kuah ini sedikit mirip rawon, tetapi jauh lebih jernih dan lebih encer, dan banyak. Dinamakan Grombyang sendiri, karena kuahnya yang banyak hingga nasinya mengapung, atau “grombyang-grombyang”.
Menu ini disajikan dengan semangkuk nasi dan sate kerbau atau babat, hmmm…yummy!
Tulis Komentar
Anda harus Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.