Inflasi
Sementara inflasi di Provinsi NTT pada triwulan III 2025 terpantau sebesar 2,30% (yoy), lebih tinggi dibandingkan inflasi pada triwulan sebelumnya yang sebesar 1,72% (yoy), namun berada di bawah inflasi nasional yang sebesar 2,65% (yoy).Be-emers, inflasi di daerah ini, utamanya disebabkan oleh peningkatan Indeks Harga Konsumen (IHK) pada makanan, minuman, dan tembakau, serta kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya.
BI menyebut kalau inflasi pada kelompok makanan, minuman an tembakau terdorong oleh peningkatan harga komoditas hortikultura akibat penurunan produksi.
Sementara pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya, komoditas yang dominan memberikan andil inflasi adalah emas perhiasan, di tengah gejolak geopolitik yang meningkatkan harga emas dunia.
Hal ini menggambarkan bahwa masyarakat NTT bersemangat untuk berburu perhiasan emas yang bisa digunakan untuk memperelok diri.
Di sisi lain, inflasi kelompok transportasi masih mandeg karena terdapat penambahan maskapai penerbangan rute domestik yang beroperasi pada rute penerbangan ke luar Provinsi NTT.?
Pertanyaan selanjutnya, bagaimana dengan sistem keuangan daerah itu? Secara umum, stabilitas sistem keuangan di Provinsi NTT pada triwulan III 2025 menunjukkan tren peningkatan yang nampak dari penyaluran kredit bank umum dan bank syariah yang dinilai tumbuh menguat dibandingkan triwulan sebelumnya.
Dana Pihak Ketiga (DPK) atau dana yang ditabungkan oleh masyarakat di sektor perbankan juga tercatat tumbuh menguat sebesar 7,21% (yoy) dibandingkan triwulan sebelumnya, yang ditopang oleh perbaikan kinerja deposito, tabungan, dan giro.
Fungsi intermediasi perbankan di Provinsi NTT relatif tinggi, dengan Loan to Deposit Ratio (LDR) mencapai 127,20%.
LDR merupakan rasio yang membandingkan total kredit atau pinjaman yang disalurkan dengan total DPK atau simpanan yang dihimpun. Sementara itu, tingkat risiko masih terjaga, dengan rasio NPL (gross) sebesar 3,92?n masih berada di bawah level 5%.
Menurut saya sih, data ini memang menggambarkan sistem keuangan tapi sepertinya tidak lengkap karena belum menghitung aliran dana melalui sektor keuangan nonbank seperti koperasi kredit yang tumbuh subur dan cukup maju di NTT. Beberapa koperasi kredit yang patut dikedepankan seperti Pintu Air, Sangosay, Obor Mas, dan Swastisari.
Baca Juga: Andai Aku Jadi Orang Kaya: Kisah-Kisah Menarik yang Bisa Kamu Simak
Ketenagakerjaan
BI meyebutkan bahwa kondisi ketenagakerjaan Provinsi NTT pada Agustus 2025 mengalami penurunan dibandingkan Agustus 2024. Kenyataan ini tercermin dari penurunan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) pada Agustus 2025 serta peningkatan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT).Jumlah angkatan kerja pada Agustus 2025 tercatat sebesar 3,09 juta orang, lebih rendah dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 3,12 juta orang.
Sementara itu, di sisi lain, kondisi kesejahteraan di Provinsi NTT menunjukkan tren menanjak, yang tergambarkan dari persentase kemiskinan pada Maret 2025 sebesar 18,6% atau lebih rendah dibandingkan Maret 2024 sebesar 19,48%.
Sedangkan gini ratio alias rasio ketimpangan per Maret 2025 juga mengalami penurunan menjadi 0,315 di tengah tren peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi NTT. BI melanjutkan, Nilai Tukar Petani (NTP) mengalami sedikit peningkatan pada triwulan III 2025 jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya.
Be-emers, itulah sedikit catatan tentang perkembangan perekonomian di NTT. Sebuah provinsi yang belum lama ini dihebohkan dengan berita seorang bocah Sekolah Dasar (SD) yang memilih untuk mengakhiri hidupnya, karena tak mampu membeli buku dan pena.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Punya opini atau tulisan untuk dibagikan juga? Segera tulis opini dan pengalaman terkait investasi, wirausaha, keuangan, lifestyle, atau apapun yang mau kamu bagikan. Submit tulisan dengan klik "Mulai Menulis".
Submit artikelnya, kumpulkan poinnya, dan dapatkan hadiahnya!
Gabung juga yuk di komunitas Whatsapp Group kami! Klik di sini untuk bergabung
Tulis Komentar
Anda harus Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.