5. Unik dan Terstruktur
Menurut saran dan panduan dari QS Top Universities, situs resmi yang memuat peringkat beasiswa di universitas top dunia esai beasiswa yang “menang” biasanya bersifat:- Unik, menunjukkan pengalaman serta perspektif yang hanya bisa dikenali oleh si kandidat penerima beasiswa
- Membaca dan merespons prompt dengan cermat — tidak hanya mengulang pertanyaan, tetapi mampu memberikan jawaban mendalam yang relevan dengan kata kunci dalam esai.
- Memiliki struktur yang jelas: perkenalan (introduction), isi (body), dan penutup (closing).
- Bagian pembuka menjelaskan siapa diri kita. Isi menjabarkan pengalaman dan alasan layak menerima beasiswa; lalu bagian penutup menegaskan harapan dan komitmen jika terpilih sebagai penerima beasiswa.
- Gunakan transisi antar paragraf agar tulisanmu mengalir logis. Hindari kalimat bertele-tele dan repetitif.
Baca Juga: 6 Tips Menulis Esai Beasiswa Luar Negeri, Terapkan Cara Ini Yuk!
6. Jujur
"Ah, yang daftar kan banyak. Emang iya panitia bakal neliti sampai segitunya?"
Justeru karena banyak yang mendaftar, panitia sudah lebih lihai. Lembaga pemberi beasiswa bisa mengenali esai mana yang dibuat dengan tulus dan jujur, atau sekadar copy paste format dari internet.
Hindari mengarang prestasi hanya demi membuat pemberi dana terkesan. Jangan juga plek ketiplek meniru yang beredar di situs maya. Jadilah dirimu sendiri apa adanya dengan cara yang meyakinkan.
Agar lebih proper; luangkan waktu untuk merencanakan dan menulis lebih matang. Kamu juga jangan sungkan meminta revisi dari orang yang profesional, misal profesor yang mengenali kamu mendalam di dunia akademik.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Punya opini atau tulisan untuk dibagikan juga? Segera tulis opini dan pengalaman terkait investasi, wirausaha, keuangan, lifestyle, atau apapun yang mau kamu bagikan. Submit tulisan dengan klik "Mulai Menulis".
Submit artikelnya, kumpulkan poinnya, dan dapatkan hadiahnya!
Gabung juga yuk di komunitas Whatsapp Group kami! Klik di sini untuk bergabung
Erinintyani Shabrina Ramadhini
Tulis Komentar
Anda harus Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.