THR Mulai Cair, 5 Jurus Membelanjakan Emas di Tengah Situasi Krisis


4. Berapa Persentase Portofolio Emas yang Ideal?

Analisis World Gold Council, alokasi emas yang optimal dalam portofolio investasi umumnya berada di kisaran 5 - 15 persen dari total aset.

Namun dalam kondisi krisis ekonomi atau geopolitik, beberapa analis merekomendasikan porsi yang lebih besar.

Merujuk laman VanEck Australia, gambaran alokasi yang sering digunakan perencana keuangan:

1. Kondisi Ekonomi Stabil
  • 5–10%: emas
  • 40–60%: instrumen pertumbuhan (saham, bisnis)
  • 20–30% aset stabil (deposito, obligasi)
2. Kondisi Ketidakpastian Ekonomi
  • 10–20%: emas
  • 30–40%: instrumen pertumbuhan
  • 30–40%: aset stabil
3. Krisis Berat / Risiko Sistemik (Misal: potensi krisis perbankan, konflik besar berkepanjangan)
  • Emas: 30–40% (maksimal)
  • Kas & aset sangat likuid: 60–70%
Mengapa tidak lebih dari 40%? Emas tetap bisa berfluktuasi dalam jangka pendek. Walaupun menguntungkan, emas tetap membutuhkan waktu jika ingin dicairkan untuk kebutuhan tertentu.
 

5. Jangan Semuanya Berwujud Emas

Diversifikasi portofolio juga penting diperhatikan. Emas memang punya banyak kelebihan saat krisis, menjadi incaran ketika orang ingin mengamankan keuangan di wadah yang aman.

Namun, patut dicatat emas tidak menghasilkan pendapatan rutin seperti bunga atau dividen dalam invesrasi saham. Di sisi lain, jika ada penurunan harga dan kamu ingin menjual di tengah anjloknya pasar bisa jadi harga jual (buyback) tidak sesuai harapan.






 ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Punya opini atau tulisan untuk dibagikan juga? Segera tulis opini dan pengalaman terkait investasi, wirausaha, keuangan, lifestyle, atau apapun yang mau kamu bagikan. Submit tulisan dengan klik "Mulai Menulis".
 
Submit artikelnya, kumpulkan poinnya, dan dapatkan hadiahnya!
 

Gabung juga yuk di komunitas WhatsApp Group kami! Klik di sini untuk bergabung