Cara Memaksimalkan Ibadah di 10 Hari Terakhir Ramadan: Cuma dengan Iktikaf di Masjid


Cuma dengan Iktikaf

Bagi kamu yang ingin memaksimalkan ibadah di bulan Ramadan, terutama di sepuluh hari terakhir, maka cara yang utama dan satu-satunya adalah iktikaf di masjid. 

Yap, tidak ada cara lain untuk fokus beribadah di luar iktikaf. Soalnya, kalau di rumah, pasti banyak distraksi. Pasti banyak gangguan.

Meskipun bukan gangguan jin, tetapi bisa lebih mengerikan daripada gangguan jin. Saya tidak menyebut gangguan istri, lho, ya! Kamu sendiri yang mungkin berpikir sampai ke sana.  

Jika kamu sedang iktikaf, maka kamu akan lebih tersuasana dengan masjid. Tahu sendiri, lah, masjid itu tempat yang tenang, sejuk, adem, karena memang tempatnya orang berdoa. 

Tempatnya orang berzikir, tempatnya orang beribadah. Orang bisa nyenyak tidur di masjid, meskipun di atas lantai maupun karpet. Meskipun, yah, sering ditegur oleh takmir masjid, jangan tidur di atas masjid!


Kalau ada larangan begitu, jawab saja, "Kalau memang dilarang tidur di dalam masjid, saya mau tidur di rumah Bapak Takmir saja!"

Nah, itu baru jawaban yang menantang dan khas gen Z. 

Namun, itu nanti dulu. Selama iktikaf dijalankan, apalagi dengan beberapa jamaah yang ikut, kamu akan lebih semangat. 

Membaca Al-Qur'an jadi lebih asyik, karena yang lain juga mengaji. Berzikir juga lebih tenang, karena yang lain tidak saling mengganggu. 

Kamu diredam dulu dari segala pekerjaan duniawi yang tidak ada habisnya itu. Kamu mengingat bahwa tujuan kamu tercipta di dunia ini bukan untuk bekerja dunia, kok, melainkan untuk beribadah kepada Allah. 

Iktikaf itu bagian dari ibadah. Berarti sebenarnya kamu lebih diperintahkan untuk iktikaf daripada kerja terus-menerus. 

Baca Juga: 5 Tips Optimalkan Ibadah di 10 Hari Terakhir Bulan Ramadan bagi yang Masih Bekerja

Iktikaf ini ibadah yang masih asing di kalangan umat Islam. Mereka selalu beralasan untuk tidak mau iktikaf karena mungkin dirasa sulit dan ribet. 

Padahal, hanya duduk diam di masjid, mengaji, zikir, berdoa, apanya yang sulit? Apa susahnya? Lebih susah menguras air laut bukan?

Jika punggung lelah duduk bersila, bisa bersandari di tembok masjid. Jika kaki lelah duduk bersila juga, bisa diselonjorkan.

Bila kepala terasa mengantuk, boleh tidur, kok. Namanya juga iktikaf. Kan ada bermalam di masjid juga. 

Coba, deh, mulai iktikaf hari ini, mulai malam ini! Dan, rasakan suasananya yang syahdu dan beda daripada suasana hiruk-pikuk duniamu yang sangat bising itu. 

Maksimalkan ibadah di sepuluh hari terakhir bulan suci Ramadan. Maksimalkan pula iktikaf. Semoga Allah juga maksimal memberikan kita pahala dan ampunan. Aamiin ya rabbal 'alamin. 

 #Mon-FridayRamadan2026 #RamadanWritingChallenge







---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Punya opini atau tulisan untuk dibagikan juga? Segera tulis opini dan pengalaman terkait investasi, wirausaha, keuangan, lifestyle, atau apapun yang mau kamu bagikan. Submit tulisan dengan klik "Mulai Menulis".
 
Submit artikelnya, kumpulkan poinnya, dan dapatkan hadiahnya!
 
Gabung juga yuk di komunitas Whatsapp Group kami! Klik di sini untuk bergabung