Susah Cari Kerja? Mungkin Saatnya Jadi Pekerja Migran

Pekerja migran asal Indonesia tengah berkomunikasi melalui sambungan telepon video. Sumber: Bisnis Indonesia

Pekerja migran asal Indonesia tengah berkomunikasi melalui sambungan telepon video. Sumber: Bisnis Indonesia


Be-emers, mencari rezeki bisa di mana saja dan kapan saja. Jika merasa Indonesia bukan pilihan tepat untuk mencari rezeki, tidak ada salahnya untuk mulai mempertimbangkan bekerja di luar negeri.

Berdasarkan data Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia selama Januari 2026, layanan penempatan tenaga kerja Indonesia di berbagai negara di dunia pada periode Januari 2026 sebanyak 21.137 orang.
 

Di Mana Pekerja Migran Indonesia Terbanyak?

Dari jumlah itu, mayoritas terkonsentrasi di beberapa negara yakni Taiwan, Malaysia, Hong Kong, Jepang, dan Singapura.

Jumlah pekerja migran di negara-negara itu pada Januari 2026, sebanyak 18.661 atau 88,29 persen dari total seluruh layanan penempatan.

Perinciannya, warga Indonesia yang merantau ke Taiwan sebanyak 8.302 orang, Malaysia (4.716), Hong Kong (2.517), Jepang (1.884), Singapura (1.242) dan ke negara-negara lain sebanyak 2.476 orang.

Pada Januari 2026, penempatan tenaga kerja Indonesia, sebesar 57,29% terkonsentrasi di jenis pekerjaan perawat (caregiver), asisten rumah tangga (house maid), pekerja perkebunan (plantation worker), pekerja industri (industry worker), dan pekerja domestik (domestic worker).


Perinciannya, perawat sebanyak 5.493 orang, pekerja rumah tangga (2.596), pekerja perkebunan (1.841), pekerja industri (1.103), pekerja domestic (1.076), dan jenis pekerjaan lainnya sebanyak 9.028 orang.

Kira-kira Be-emers tahu nggak, para pekerja migran yang berangkat pada Januari 2026 itu, berasal dari daerah mana saja?

Baca Juga: Keuntungan Jualan Online Produk Fashion ala Elnisha Boutique: Target Market Lebih Jelas
 

Daerah di Indonesia dengan Pekerja Migran Terbanyak

Masih berdasarkan data kementerian, pada bulan itu, Jawa Barat menjadi daerah yang paling banyak mengirimkan tenaga kerja ke luar negeri. Jumlahnya mencapai  4.689 orang. Jumlah itu mengalami penurunan 3,08?ri bulan sebelumnya (Desember 2025), yang berjumlah 4.838.

Peringkat berikutnya adalah Jawa Tengah dengan jumlah pekerja migran yang berangkat pada Januari 2026 mencapai 4.434 orang atau naik 1,88 persen dari bulan sebelumnya yang berjumlah 4.352 orang.

Posisi ketiga adalah Jawa Timur yang mengirimkan 4.339 orang, kemudian Nusa Tenggara Barat (NTB) yang pada bulan pertama tahun mengirimkan 2.134 orang, disusul Lampung 2.010 orang. Adapun total jumlah asal pekerja migran dari berbagai provinsi di luar lima besar, mencapai 3.531 orang.

Data-data di atas kalau berdasarkan provinsi ya. Kalau berdasarkan kabupaten atau kota, maka Indramayu di Jawa Barat menasbihkan diri sebagai kabupaten yang paling banyak mengirimkan pekerja migran, disusul Cilacap (Jawa Tengah), Kabupaten Cirebon (Jawa Barat), Lombok Timur (NTB), dan Lampung Timur (Lampung). Berikut perinciannya Indramayu (1.418 orang), Cilacap (934), Kabupaten Cirebon (866), Lombok Timur (785), Lampung Timur (762). Adapun total kabupaten/kota di luar daerah-daerah tadi mengirimkan 16.372 pekerja.