Tips Memilih Baju Lebaran yang Versatile ala Elnisha Boutique, Biar Enggak Cuma Dipakai Sekali!

Koleksi Outfit Lebaran Versatile dari Elnisha Boutique (Sumber gambar: Instagram elnishaboutique)

Koleksi Outfit Lebaran Versatile dari Elnisha Boutique (Sumber gambar: Instagram elnishaboutique)


Be-emers, ada satu momen yang sering kejadian setiap habis Lebaran.

Lemari dibuka, lalu kita melihat baju hari raya tahun lalu. Masih bagus, masih layak pakai… tapi entah kenapa jarang disentuh lagi.

Dipakai lagi rasanya terlalu “niat”. Tidak dipakai, sayang juga.

Akhirnya baju itu hanya jadi semacam “kenangan” dipakai sekali, lalu disimpan.
Kalau dipikir-pikir, ini cukup sering terjadi, ya.

Be-emers, banyak orang sebenarnya tidak salah dalam memilih baju Lebaran. Hanya saja, sering kali outfit yang dipilih terlalu spesifik untuk satu momen saja.


Padahal, kalau sedikit lebih dipikirkan, baju Lebaran sebenarnya bisa dibuat lebih fleksibel.
Dari sini muncul satu pertanyaan yang cukup relate.
 

Bagaimana Cara Memilih Baju Lebaran yang Bisa Dipakai di Waktu Lain?


Bagaimana cara memilih baju Lebaran yang tetap terlihat spesial, tapi masih nyaman dipakai di kesempatan lain?
 

1. Pilih Desain yang Simpel tapi Tetap Punya Karakter

Kadang kita tergoda memilih baju yang “wah” di awal. Detailnya banyak, modelnya cukup mencolok, dan terlihat sangat cocok untuk hari raya.

Tapi justru di situlah tantangannya. Semakin spesifik desainnya, biasanya semakin sulit dipakai ulang.

Menariknya, pendekatan berbeda justru datang dari brand seperti Elnisha Boutique. Dari cerita Manisha sebagai founder, mereka memang sengaja membuat desain yang tidak terlalu ramai, tapi tetap punya ciri khas lewat detail kecil seperti bordir atau aksen tertentu.

Bukan tanpa alasan.

Tujuannya supaya outfit tetap terlihat anggun, tapi tidak terasa berlebihan. Jadi saat dipakai lagi di luar momen Lebaran, tetap terasa “masuk”.
 

2. Pilih Outfit yang Tidak Ribet Dipadukan

Pernah merasa punya baju bagus, tapi bingung harus dipadukan dengan apa?

Ini juga jadi salah satu tanda bahwa outfit tersebut kurang versatile.

Dalam pengalamannya membangun Elnisha, Manisha justru melihat bahwa banyak perempuan tidak ingin ribet saat berpakaian.

Karena itu, desain dibuat sesederhana mungkin untuk dipadukan, bahkan cukup dengan celana kulot atau rok polos saja sudah terlihat rapi.

Artinya, satu baju tidak perlu terlalu banyak “usaha” untuk terlihat bagus.

Dan justru di situlah nilai praktisnya.
 

3. Perhatikan Detail yang Memudahkan Aktivitas

Hal kecil sering kali menentukan apakah sebuah baju akan dipakai lagi atau tidak.

Misalnya soal kenyamanan saat beraktivitas.

Dari insight yang dibagikan Manisha, beberapa desain Elnisha dibuat dengan mempertimbangkan hal-hal seperti kemudahan saat berwudhu, penggunaan furing agar tidak menerawang, hingga pemilihan resleting dibanding kancing di bagian tertentu.

Sekilas terlihat sederhana.

Tapi justru detail seperti ini yang membuat baju terasa lebih nyaman dipakai dalam berbagai situasi, bukan hanya saat Lebaran.