Tiga Rekomendasi Kuliner yang Manis dan Asin untuk Idulfitri

Maksuba/ gambar dari instagram @grosir_megaa

Maksuba/ gambar dari instagram @grosir_megaa

Momen Idulfitri menjadi momen yang sangat berharga setiap tahunnya. Begitu berharganya Idulfitri, maka banyak orang yang telah mempersiapkan sesuatu yang istimewa untuk merayakan Idulfitri ini. Sebelum Idulfitri tiba, setiap orang akan menyiapkan cadangan makanan dan bahan-bahan untuk membuatnya.
 
Persiapan bahan makanan itu dilakukan jauh-jauh hari sebelum Idulfitri tiba. Sebab, harga yang bahan-bahan makanan itu akan terus merangkak naik sampai hari raya. Itu dilakukan bukan untuk menimbun, tetapi untuk mempersiapkan segala hal sebelum Idulfitri tiba.
 
Pada dasarnya, tidak banyak kuliner yang khas banget di kampung halaman saya. Ada beberapa kuliner yang khas di hari raya Idulfitri ini. Kuliner ini terkesan wajib ada bagi masyarakat, tetapi tidak bagi saya.
 

Rekomendasi Kuliner Khas Idulfitri Khas Palembang

1. Maksuba

Kuliner ini dikatakan banyak orang berasal dari Palembang. Kue manis dengan tekstur basah ini akan nikmat sekali saat dihidangkan dalam keadaan dingin. Rasanya yang manis legit membuat ketagihan.
 
Kue yang dibuat dengan bahan utama telur, mentega, gula, kental manis, dan sedikit terigu ini akan disukai oleh siapa saja. Sebagai penikmatnya, kita harus ingat bahwa makan kue ini tidak boleh terlalu banyak.

Baca Juga: Ketupat dengan Opor Ayam, Juaranya Kuliner Khas Idulfitri di Kampung Halaman

 

2. Kue 8 Jam

Kue ini mirip maksuba. Bahannya sama, tetapi berbeda dalam cara memasaknya. Maksuba dimasak dengan dipanggang di atas oven, sedangkan kue 8 jam ini dikukus.
 
Kue ini dinamakan Kue 8 Jam karena memang harus dimasak selama 8 jam. Jika kurang 8 jam, maka warnanya akan tampak pucat. Bila lebih dari 8 jam, warnanya menjadi merah pekat. Jadi, 8 jam itu adalah ukuran warna dan tekstur yang paling baik bagi kue 8 jam.