Community Lab Women Story
Bagi seorang perempuan, pastinya sudah akrab dengan yang namanya bunga. Tanaman yang satu ini sering dipersepsikan dengan kecantikan, kelembutan, keharuman, dan menjadi simbol cinta. Cuma cinta, ya, tidak perlu melibatkan Rangga.
Biasanya, bunga yang dimaksud adalah mawar, melati, anggrek, tulip, lili, sampai dengan bunga matahari. Semua kesannya muda, menarik, dan anggun. Sedangkan bunga yang biasanya sudah berusia lanjut itu adalah Bu Ngatinah sampai Bu Ngatimin.
Mencari Ide Bisnis Kreatif
Dalam persepsi pemikiran manusia, atau yang sering ada di buku-buku motivasi, otak manusia itu terbagi dua bagian besar. Satu adalah otak kiri, satunya lagi otak kanan. Otak kiri sering dilekatkan kepada sesuatu yang sudah teratur, logis, dan berwujud pelajaran. Misalnya: Matematika dan IPA. Pelajaran-pelajaran tersebut biasanya dilahap dengan otak kiri.
Meskipun di rambu lalu lintas, kiri itu jalan terus, tetapi bagi sebagian besar pelajar, Matematika dan IPA malah jalan terus pusingnya.
Kalau yang satunya adalah otak kanan. Nah, otak ini yang lebih banyak dikaitkan dengan kreativitas. Katanya, otak kanan ini dipunyai oleh para pengusaha, pekerja seni, artis, maupun yang berkecimpung di dunia yang tidak saklek dengan logika dan keteraturan.
Keduanya memang berperan penting dan keduanya juga saling mengisi, bahu-membahu dalam kehidupan kita, meskipun kalau kita sedih, mau bersandar di bahunya siapa? Masa bahu jalan raya?
Ketika membahas otak kanan, terutama dalam tulisan ini, maka kreativitas yang memang ditonjolkan. Kita bisa melihat dunia usaha, selalu saja ada ide-ide kreatif yang muncul.
Jika tidak begitu, pengusaha yang berhenti berpikir, maka biasanya usaha juga tidak berlangsung lama. Seorang pengusaha harus senantiasa menggali hal-hal yang baru agar usahanya makin berkembang dan melaju pesat meninggalkan pesaing.
Harus ada semangat berbisnis dan menancapkan tekad dalam hati: yang lain pasti ketinggalan! Begitu prinsipnya sambil naik sepeda motor. Tahu sendiri 'kan yang mana itu? Uhuy!
Lalu, ide kreatif yang cocok dengan dunia perempuan itu apa? Itu tadi seperti yang saya sebutkan di depan, yaitu: tentang bunga. Tanaman ini bisa menjadi ide usaha yang sangat cocok bagi kalangan perempuan.
Bisa dimulai dengan menjual bunga-bunga hias di pinggir jalan. Kalau di Jogja, ada kawasan seperti itu, hampir satu jalan, jualan bunga semua.
Selain menjual langsung, bunga juga dapat dimanfaatkan sebagai hiasan. Seperti usaha yang dijalankan oleh ipar saya, kakak perempuan istri saya, usaha menghias bunga.
Usaha yang satu ini memang membutuhkan ilmu, keterampilan, dan referensi ide yang cukup kuat. Merangkai bunga tidak sebatas merangkai begitu saja, tetapi harus juga berjiwa seni dan paham keinginan orang lain atau konsumen seperti apa.
Ketika melihat usaha merangkai bunga dari kakak ipar saya, eh, rasanya kok bagus juga. Bunga-bunga yang dirangkai dalam wujud seperti bingkisan parsel, ditaruh di meja ruang tamu, ruang kerja, ditempel di dinding, di situlah tempat yang cocok.
Usaha ini memang cocok bagi perempuan karena bisa langsung mewujudkan sifat lembut, feminin, dan filosofi cinta yang dituangkan ke dalam rangkaian bunga.
Ada juga, sih, laki-laki yang mampu mengolah bunga dengan ketelitian yang tinggi. Bahkan, perhatiannya tetap tajam, fokus, dan terarah.
Dimulai dari pagi, istirahat sebentar di waktu siang, lanjut lagi sampai sore hingga malam. Dan, semua itu dijalani dengan teliti. Mengolah bunganya tidak gampang dan tidak semua orang mau serta mampu.
Laki-laki tersebut ternyata adalah teller bank! Baginya, mengolah dan mengelola bunga, dalam hal ini bunga tabungan dan deposito, memang sudah biasa!
Belajar Merangkai Bunga
Seni merangkai bunga ini ada ilmu khususnya. Meskipun seorang perempuan pada awalnya merasa tidak ada bakat, tetapi tetap bisa dipelajari.Apalagi era sekarang, semuanya serba mudah, tersedia banyak, dan biayanya cukup murah melalui internet. Namun, kalau cuma dari dunia maya, rasanya memang masih sangat kurang, meskipun namanya memang Maya.
Terlebih jika cuma belajar sendiri, rasanya jadi terasa garing dan kurang menggigit. Butuh yang namanya kebersamaan, melalui suatu komunitas begitu. Belajar bareng lebih seru daripada belajar bersama bukan? Eh, kok terasa ada yang janggal, ya?
Bagi kamu perempuan yang merasa aktif, dinamis, dan ingin mengembangkan diri melalui sebuah usaha kreatif, maka pastinya tidak ada salahnya, dapat 100 berarti, kamu ikuti even yang satu ini.

Merangkai Bunga Bersama Bisnis Muda
Namanya adalah Community Lab Women Story "Coffee & Tea Flowers Bouquet Workshop" by Bisnis Muda. Rencananya, acara ini akan dilaksanakan pada Sabtu, 25 April 2026, bertempat di Satu Makna Cafe, Jakarta Pusat.
Kalau kamu datang berdua, maka ada diskon, jadinya Rp220.000,00 untuk 2 orang tersebut. Kamu bisa mendaftar di bit.ly/WStory26.
Tulis Komentar
Anda harus Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.