ilustrasi seorang KOL fashion (sumber : freepik)
Pemasaran jadi salah satu instrumen penting dalam menggenjot penulan produk fashion. Saat ini metode yang cukup populer adalah memanfaatkan KOL fashion.
Ini bukan sayuran kol yang biasa untuk lalapan. Tapi KOL dalam fashion adalah orang atau individu yang berpengaruh dalam menentukan tren atau opini publik tentang busana.
Biasanya mereka memberikan rekomendasi atau review produk fashion melalui konten-konten digital. Nah, ketika sampai di masyarakat, akan cukup efisien memancing awareness.
Namun tidak sedikit brand yang gagal memanfaatkan metode itu. Mereka sudah bayar mahal tapi ternyata tak cukup berdampak.
Karena itu, kurasi atau memilih KOL fashion yang tepat adalah kuncinya. KOL ini akan menjadi cerminan “Wajah Toko” kamu. Sehingga kamu tak boleh salah pilih. Artikel ini akan berupaya mengupas persoalan tersebut.
Kenali DNA Produkmu
Sebelum jauh melangkah, pertama kamu wajib mengenali produkmu sendiri. Kamu musti paham DNA dari brand yang kamu bangun. Misalnya, brandmu itu lebih condong pada fashion yang elegan, muslimah, edgy, atau fashion santai.Lalu kamu juga perlu menentukan segmen pasar yang akan kamu sasar. Misalnya menyasar Gen-Z, pekerja kantoran, atau kaum religius terntentu.
Pertimbangan-pertimbangan itu perlu dilakukan sebelum melangkah. Itu membantu pertimbangan dalam memilih KOL fashion.
Pisau Kurasi 4R untuk KOL Fashion
Nah ini yang penting. Setidaknya ada 4 hal yang jadi pertimbangan dalam memilih KOL fashion. Pertimbangan ini perlu kamu telaah dengan matang. Agar nantinya kamu tidak salah pilih.- Reliability: Aspek ini berbicara mengenai reputasi dari KOL. Termasuk profesionalisme mereka. Kamu perlu tau rekam jejak mereka. Semakin memiliki reputasi baik dalam berkolaborasi maka akan semakin baik juga menjadi pilihan KOL. Kamu bisa mempelajari kolaborasi yang pernah dilakukan dari KOL tersebut.
- Relevance: Ini berbicara kesesuaian antara gaya berpakaian dari KOL dengan produk yang kita miliki. Jangan sampai salah. Misalnya KOL yang biasa berpakaian terbuka tapi diminta untuk menjadi KOL yang produkmu adalah produk muslimah. Ini tentu pilihan yang keliru.
- Reach: Ini membicarakan tentang jumlah pengikut. Kamu bisa melihatnya dari data yang ada. Misalnya influencer, sangat bisa dilihat dari beberapa follower yang dimiliki di akun medsosnya.
- Resonance: Hal ini berkaitan dengan kekuatan pengaruh terhadap audiens. Cara melihatnya adalah dengan memperhatikan kolom komentar. Kalau banyak yang komen dan bertanya tentang produk yang dipakai, maka ini makin menunjukkan tingkat pengaruhnya.
HENDRIK MUCHLISON
Tulis Komentar
Anda harus Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.