Ketika mager untuk berolahraga tiba-tiba menyerang, mendengarkan musik favorit bisa jadi penyelamat. Musik memang bisa mengubah suasana hati, memicu semangat, dan membuat tubuh otomatis ingin bergerak.
Apalagi saat ini layanan music streaming semakin terjangkau dan mudah diakses. Kita bisa bebas menyusun playlist terbaik untuk olahraga kita.
Cuma nih, di balik manfaatnya sebagai "booster" energi, ada beberapa hal penting yang harus kita perhatikan agar sesi olahraga kita tetap aman dan optimal.
Yuk, simak 7 hal yang mesti diperhatikan ketika mendengarkan musik saat berolahraga!
Mendengarkan Musik Saat Berolahraga? Perhatikan 7 Hal Ini Agar Tetap Aman!
Berikut adalah tips mendengarkan musik saat berolahraga, tertarik coba?
1. Pilih Musik Upbeat untuk Olahraga Intensitas Tinggi
Musik upbeat atau musik bertempo cepat cocok digunakan saat kita melakukan latihan interval dengan intensitas tinggi.
Musik ini dapat meningkatkan denyut jantung, memicu kita lebih bersemangat, dan memperbaiki kinerja saat berolahraga.
2. Pilih Musik Pop untuk Efisiensi Energi
Berdasarkan penelitian yang dikutip dari etd.repository.ugm.ac.id, mendengarkan musik pop saat berolahraga dapat menurunkan pelepasan energi (energy expenditure).
Menariknya, efek efisiensi energi ini tidak ditemukan pada musik genre rock. Jadi, jika Be-emers ingin melakukan olahraga dengan ritme konstan tapi hemat energi, musik pop bisa jadi pilihan ideal Be-emers.
3. Pilih Musik Favorit untuk Kekuatan Otot
Apapun jenis musik yang disukai Be-emers, akan memiliki dampak positif saat berolahraga. Musik favorit diketahui dapat meningkatkan kekuatan dan kelenturan otot, terutama saat Be-emers melakukan latihan angkat beban (strength training).
Tulis Komentar
Anda harus Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.