Makanan Kemasan Makin Banyak, tapi Nutri Level Masih Minim. Kenapa Ya?


Kenapa Masih Jarang Dipakai di Indonesia?

Walau tren hidup sehat makin naik, penggunaan Nutri Level di Indonesia masih belum terlalu banyak. Salah satu alasannya karena belum semua brand siap untuk menampilkan informasi nutrisi produknya secara lebih jelas di bagian depan kemasan.

Selain itu, banyak produk lebih fokus menjual citra nya yang sehat lewat desain packaging. Warna hijau atau tulisan healthy living sering bikin produk terlihat lebih sehat, padahal setelah dicek kandungannya belum tentu rendah gula atau lemak.

Di sisi lain, kesadaran masyarakat buat baca informasi gizi juga masih belum merata sehingga label nutrisi belum dianggap sebagai faktor utama saat orang memilih makanan atau minuman.
 

Kenapa Nutri Level Penting?

Sekarang makin banyak orang mulai peduli sama pola makan dan kesehatan jangka panjang. Tapi, nggak semua orang punya waktu buat baca detail kandungan nutrisi satu-satu saat belanja.

Karena itu, Nutri Level bisa jadi cara yang lebih praktis buat bantu konsumen memilih produk. Cukup melihat level pada kemasan, orang udah bisa punya gambaran soal kandungan gula, garam, dan lemak dalam produk tersebut.

Sebagai masyarakat, kita harus saling membantu untuk menyebarkan pengetahuan terkait Nutri Level yang simpel dan bisa membantu untuk lebih sadar sama apa yang mereka konsumsi.






---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Punya opini atau tulisan untuk dibagikan juga? Segera tulis opini dan pengalaman terkait investasi, wirausaha, keuangan, lifestyle, atau apapun yang mau kamu bagikan. Submit tulisan dengan klik "Mulai Menulis".
 
Submit artikelnya, kumpulkan poinnya, dan dapatkan hadiahnya!
 
Gabung juga yuk di komunitas Whatsapp Group kami! Klik di sini untuk bergabung