5 Cara Mengelola Keuangan Semesteran: Membedakan Kebutuhan dan Keinginan dengan Prinsip ZAPFIN


3. Pastikan Membeli Bukan Karena Ingin Dipuji

Makan dengan karbohidrat, sayur, lauk, buah, dan susu bisa dimasukkan ke kategori kebutuhan pokok yang memberi manfaat bagi tubuh.

Namun jika makanan tersebut sering dibeli dengan cara makan di luar, atau dari restoran mahal, maka itu sudah disebut sebagai bukan kebutuhan pokok. 
 

4. Hindari Belanja Hanya Karena "Lapar Mata” di E-commerce

“Duh, aku belanja pakaian ini boleh enggak ya? Bener enggak ya?”

Mungkin Be-emers sama dengan penulis merasa khawatir jika akan atau setelah check out sesuatu di e-commerce atau pasar online.

Kembali lagi ke konsep kebutuhan dasar. Jika memang kita tidak bisa hidup tanpa barang tersebut, jaket misalnya memang karena dibutuhkan, maka tidak masalah kita check out jaket tersebut. 

Atau karena kondisi keuangan kita membaik, kita membeli barang dengan kualitas yang lebih baik. Misalnya pakaian dengan bahan anti kusut, yang tujuan membeli pakaian tersebut adalah agar praktis tidak bolak-balik menyetrika dan waktu kita bisa digunakan untuk hal lain yang juga bermanfaat. Maka itu juga disebut sebagai kebutuhan pokok. 


Yang tidak termasuk kebutuhan pokok adalah ketika kita check out barang karena ada promo atau diskon. Padahal barang tersebut tidak dibutuhkan.


5. Tanyakan pada Diri Sendiri: "Apakah Saya Masih Bisa Hidup Tanpa Barang Ini?

Cara terakhir tetapi bukan yang paling akhir dan mudah untuk membedakan antara kebutuhan pokok dan keinginan adalah dengan bertanya kepada diri sendiri: “apakah kita masih bisa hidup dengan baik tanpa barang ini?”

Jika tanpa barang atau layanan tersebut kualitas hidup, produktivitas, dan kesehatan kita tetap baik, maka bisa dikatakan hal itu hanyalah keinginan.

Misalnya ikut member atau grup kuliner viral yang sebenarnya itu bukan kebutuhan pokok.





---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Punya opini atau tulisan untuk dibagikan juga? Segera tulis opini dan pengalaman terkait investasi, wirausaha, keuangan, lifestyle, atau apapun yang mau kamu bagikan. Submit tulisan dengan klik "Mulai Menulis".
 
Submit artikelnya, kumpulkan poinnya, dan dapatkan hadiahnya!
 
Gabung juga yuk di komunitas Whatsapp Group kami! Klik di sini untuk bergabung