Beberapa hari yang lalu, tetangga penulis bercerita bahwa anaknya baru saja membeli rumah seharga ratusan juta rupiah. Yang menariknya, harga tersebut sudah termasuk
furniture di dalamnya.
Meskipun awalnya seolah mahal, dengan
furniture di dalamnya, membuat rumah tersebut menjadi terasa lebih hemat.
Dari cerita tersebut, kita bisa melihat bahwa furniture merupakan salah satu kebutuhan pokok dalam dunia properti. Karena setelah membangun rumah, mengisi rumah dengan furniture yang tepat adalah seperti kewajiban.
Tren ini merupakan sinyal bagi kita bahwa bisnis furniture merupakan bisnis yang menjanjikan dan berpotensi membawa keuntungan yang besar.
Lantas, bagaimana cara memulai bisnis furniture dari nol? Yuk, simak 5 tips suksesnya berikut ini!
Tertarik Coba? Ini 5 Cara Memulai Bisnis Furniture untuk Pemula ala Praba Living
Berikut adalah 5 cara memulai bisnis
furniture untuk pemula ala Praba Living yang bisa kamu terapkan:
1. Pertimbangkan dan Pahami Kebutuhan Pelanggan
Secara garis besar, furniture memang dibagi ke dalam beberapa kategori utama yaitu kursi atau sofa, tempat tidur, dan lemari.
Namun seiring berjalannya waktu, terutama karena ada konsep rumah minimalis, kita harus mengikuti perubahan kebutuhan pelanggan tersebut.
Praba Living, misalnya, berhasil memenangkan tantangan ini dengan mendesain furniture yang nyaman, kuat dan kokoh sehingga aman, multifungsi, dan stylish.
Tips tambahan: untuk mengetahui kebutuhan pelanggan secara akurat, kita bisa memanfaatkan perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI), untuk membantu mengumpulkan data kebutuhan pasar secara spesifik.
2. Cari Pemasok Bahan Baku yang Terpercaya
Langkah penting selanjutnya untuk membangun bisnis furniture adalah menemukan produsen atau pemasok bahan baku yang sesuai standar bisnis furniture kuta. Terutama pada bahan baku kayu.
Alasan fokus pada kayu adalah: karena bahan pendukung seperti busa pengisi atau kain pelapis biasanya sudah memiliki standar internasional yang jelas.
Sedangkan kualitas kayu cenderung lebih bervariasi. Oleh karena itu, membangun kerja sama yang baik dengan pemasok kayu yang baik dan terpercaya adalah bagian penting untuk menjaga kualitas produk furniture kita.
Tips tambahan: untuk menambah jumlah pemasok kayu, kita bisa memberikan edukasi kepada para petani kayu mengenai standar kayu sesuai standar bisnis kita. Dengan demikian, jika pemasok yang ada belum bisa memenuhi secara kuantitas, kita tidak kesulitan mencari pemasok lain.
Tulis Komentar
Anda harus Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.