Tips Membeli Vespa Tua, Ini Hal yang Harus Diperhatikan!

Vespa P 150 X Exclusif Tahum 1992 biasa disebut Vespa PX Exclusif

Vespa P 150 X Exclusif Tahum 1992 biasa disebut Vespa PX Exclusif

Vespa kini makin digemari, baik oleh kalangan muda maupun tua. Vespa tua atau keluaran lama memiliki cita rasa unik yang membuat desain klasiknya tidak lekang oleh waktu.

Selain karena desain klasiknya, motor buatan Italia tersebut juga dicari sebab sudah tidak dapat diragukan lagi akan kekuatannya.

Bagi mereka yang sudah terlanjur jatuh hati, menghabiskan waktu luang untuk merawat Vespa tuanya adalah sebuah kenikmatan tersendiri, sebab tidak semua orang mau mencurahkan waktu, tenaga, pikiran, dan uang untuk merawatnya. Oleh karena itu, umumnya, orang membeli Vespa tua juga karena hobi.

Untuk kamu yang memiliki rencana memboyong Vespa tua ini, ada hal penting yang harus kamu perhatikan, seperti berikut:
 

Cek Surat-Surat, Nomor Mesin dan Nomor Rangka

 

Nomor mesin Vespa Exclusif terdapat di bagian kanan bawah dekat knalpot

Nomor mesin Vespa Exclusif terdapat di bagian kanan bawah dekat knalpot

 

Nomor rangka Vespa Exclusif terdapat di bagian kiri (sudah tidak terlihat jelas)

Nomor rangka Vespa Exclusif terdapat di bagian kiri (sudah tidak terlihat jelas)

 

Kamu perlu mencocokkan surat-surat (BPKB dan STNK) dengan nomor rangka dan nomor mesin. Biasanya, STNK Vespa tua jarang diurus dan kebanyakan pajaknya sudah mati, serta banyak juga yang melakukan pemalsuan STNK (STNK tempelan).

Misal, di STNK tempelan, tipe Vespanya sama, tapi tidak cocok dengan nomor rangka dan nomor mesinnya.

Apabila ada ketidakcocokan antara nomor mesin dan nomor rangka, maka dapat disimpulkan bahwa mesin atau rangka Vespa tersebut telah diganti. Selain itu, nomor rangka bisa saja tidak jelas terlihat karena terkikisnya nomor rangka akibat body Vespa yang sudah berumur.
 

Cek Kondisi Dek dan Kaki-Kaki

  

Sebaiknya cari dek yang tidak ada tambahan las

Sebaiknya cari dek yang tidak ada tambahan las

Setelah memeriksa surat-surat, kemudian yang harus diperhatikan adalah dek yang terdapat di bagian tengah Vespa. Apabila cat sudah mengelupas dan dek sudah bengkok, maka dapat disimpulkan bahwa dek tersebut sudah tidak layak digunakan.

Akan berbahaya apabila dek dipaksakan berkendara, menyebabkan Vespa dapat terbelah dua. Solusi yang dapat dilakukan adalah dengan cara mengganti dek tau mengelasnya.

Tips agar dek Vespa tidak bengkok atau naik, yaitu dengan cara tidak menduduki/menaiki Vespa yang sedang terparkir, karena standar Vespa langsung menyentuh dek, tidak seperti motor-motor baru zaman sekarang.

Periksa juga bagian kaki-kaki Vespa. Cara melihat posisi center body Vespa adalah dengan melihat dari bagian belakang hingga depan Vespa atau dengan mengendarai Vespa kemudian lepaskan kendali. Jika body tidak center, maka terindikasi bahwa Vespa tersebut pernah jatuh atau kondisi fork miring. Cara menanggulangi fork yang miring adalah dengan mengepres fork agar lurus kembali.


Periksa Kondisi Mesin dan Kelistrikan

  

Mesin terletak di bagian kanan Vespa   

Mesin terletak di bagian kanan Vespa

 

Setelah memeriksa body dan kaki-kaki, selanjutnya adalah memeriksa kondisi mesin dengan menyalakan mesin. Jika sekali stater langsung nyala dan cukup stabil (tidak mudah mati), maka itulah pertanda kondisi mesin masih bagus, meskipun kamu masih harus tetap memeriksa komponen lain.

Pemeriksaan selanjutnya adalah membuka tutup samping (tepong) kanan, kemudian lihat bagian bawah mesin, apakah ada oli yang rembes atau tidak. Selanjutnya, cek isepan dengan membuka tutup karburator dan lihat saat mesin menyala, apakah ada bensin yang menyembur atau tidak.

Jika tidak menyembur, maka itu berarti kondisi isepan masih bagus. Serta mengecek juga kondisi kipas apakah goyang atau tidak dan pengapian.

Cara memeriksa kelistrikan Vespa tua adalah dengan menyalakan lampu depan, lampu belakang klakson, dan lampu sein untuk Vespa dengan tahun yang lebih muda (80an - 90an), sepert tipe PX, Spartan, Excel, dll. Sedangkan Vespa dengan tahun yang lebih tua (50an - 70an) tidak memiliki lampu sein, seperti tipe PTS (Spesial), Super, Sprint, SS (Super Sprint), dll.

Ingat juga, tidak perlu ragu untuk meminta test ride sebelum membeli Vespa.


Ajak Teman yang Ahli

Tidak semua orang mengerti tentang Vespa tua. Jika kamu tidak percaya diri mencari Vespa tua sendirian, jangan malu untuk mengajak teman kamu yang lebih ahli agar mendapatkan Vespa tua yang sesuai keinginan.

Pengetahuan dan ketelitian sangatlah penting. Intinya, membeli Vespa tua memang tidak semudah membeli Vespa modern.

Semoga tips membeli Vespa tua ini bermanfaat ya!
Salam mesin kanan!

Baca Juga: Apa Aja Sih yang Harus Diperhatikan dalam Memilih Asuransi Kendaraan Bermotor?