Mengenal Hybrid Food yang Lagi Tren untuk Sumber Cuan Kamu

Hybrid Food - Canva

Hybrid Food - Canva

Like

Kamu pernah dengar tentang Hybrid Food?

Buat kamu yang belum tahu, Hybrid Food merupakan sebuah persilangan makanan yang dikreasikan menjadi varian menu baru.

Hybrid Food atau makanan hibrida ini lagi tren lho, Be-emers. Berawal dari kreasi Cronut alias Croissant-Doughnut yang viral di New York pada 2013, Hybrid Food pun makin diminati sebagai peluang cuan.

Bahkan, varian baru Hybrid Food pun mulai bermunculan. Di antaranya, yakni wonut (wafel-donat), quesarito (quesadilla-burrito), duffin (donat-muffin), cruffin (croissant-muffin) dan clobster (kue crab-lobster), dan masih banyak lagi.

Baca Juga: Bukan Cuma Otomotif, Ini Bisnis Modifikasi Kuliner Tradisional yang Bisa Kamu Tiru


Di satu sisi, menjual makanan yang lagi tren itu bisa jadi strategi baru untuk mendapatkan cuan dengan cepat lho, Be-emers. Salah satunya, ketika kamu ingin mendapatkan sorotan publik dan pelanggan baru.

Hal itulah yang dilakukan oleh Ira Hasyda Harahap, pemilik bisnis kuliner rumahan dan katering, Baiza Kitchen. Diketahui dari laman Bisnis, dengan menu Baiza Sushi (sushi-donut), ia menggabungkan hidangan populer dengan komponen tradisional sushi,

Selain itu, juga ada menu Hybrid Food lainnya, yakni sushi boba. Topping boba yang biasanya digunakan sebagai pelengkap minuman kini digunakan juga dalam berbagai menu makanan.

Bukannya aneh, menu-menu Hybrid Food yang dibuatnya justru mendapat respon positif dari publik lho. Selain instagenic, perpaduan rasa antara sushi segar dengan boba yang manis ini juga ternyata bisa diterima dengan baik oleh para konsumen.

Adapun, dengan  modal awal sekitar Rp55 juta (operasional dapur), bisnis Ira berhasil mencapai break even point dalam waktu 1,5 tahun dengan omzet per bulan pada kisaran Rp150 juta-Rp200 juta lho, Be-emers!

Nah, inovasi dalam bisnis itu memang dibutuhkan. Apalagi, bisnis kuliner yang punya banyak peminat, tapi persaingannya juga cukup ketat, mencoba Hybrid Food pun enggak jadi masalah.

Baca Juga: Sushi Rakyat: Inovasi Hemat Kuliner ala Jepang