Begini Tips Menyimpan Uang dari OJK yang Perlu Kamu Coba

Rupiah - Canva

Rupiah - Canva

Enggak bisa dipungkiri, mungkin sebagian besar dari kita terbiasa menyimpan uang tunai di brankas maupun celengan. Kamu salah satu yang masih melakukannya enggak nih, Be-emers?

Meski begitu, ternyata menyimpan uang di celengan atau brankas cenderung lebih berisiko lho. Bukan hanya soal keamanan, uang kamu pun bisa hancur oleh berbagai faktor!

Hancurnya uang tunai yang kamu simpan bisa disebabkan oleh faktor suhu, tersapu banjir, hingga dimakan serangga seperti rayap!

Nah, biar uang kamu enggak lenyap, dikutip dari laman Bisnis, ada sejumlah tips nih dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang perlu kamu coba.
 

Simpan di Bank!

Pihak OJK menghimbau, sebaiknya masyarakat menyimpan uang tabungan di bank. Soalnya, hal itu dinilai lebih banyak manfaat.

Menurut Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Heru Kristiyana, buat masyarakat yang ingin menabung, sebaiknya menempatkan uangnya di bank karena lebih aman.

Ketika kamu menabung uang di bank, uang kamu akan aman dari segala macam risiko seperti pencurian, kehilangan, atau bahkan rusak. Soalnya, bank diatur dan diawasi secara ketat oleh regulator, seperti OJK dan Bank Indonesia.

Baca Juga: Begini Tips Aman Simpan Uang di Bank dan Terjamin LPS

Selain itu, menyimpan uang di bank juga dinilai lebih praktis. Kamu enggak perlu repot membawa uang tunai ketika bepergian serta memudahkan kamu untuk melakukan transaksi secara elektronik, kapanpun dan dimanapun.

Enggak cuma itu, ada banyak jenis produk simpanan yang bisa kamu manfaatkan dan dipilih sesuai kebutuhan kamu.

Terlebih, kamu juga bisa lebih cuan kalau menyimpan uang di bank. Soalnya, kamu bisa mendapat bunga atau imbal hasil dari tabungan atau deposito yang disimpan.
 

Yang Dilakukan Jika Uang Tunai Rusak

Uang tunai, terutama uang kertas, memang rentan rusak. Apalagi, kalau kamu enggak menyimpannya dengan baik.

Beberapa kondisi uang rusak seperti robek, lusuh, hingga cacat memang menyebalkan. Bahkan, di sejumlah tempat enggan menerima uang tunai dengan kondisi seperti itu.

Lalu, apa yang harus kamu lakukan?

Tenang, Bank Indonesia menerima penukaran uang kamu yang rusak kok, Be-emers. Hal itu tentunya dilakukan dengan sejumlah syarat dan ketentuan.

Kamu bisa menukarkannya di kantor perwakilan Bank Indonesia terdekat, sesuai jadwal operasionalnya ya!

Baca Juga: Bank Indonesia Resmi Turunkan Suku Bunga Jadi 3,75%, Begini Alasannya