Keuntungan Investasi Dividen VS Capital Gain, Mana yang Lebih Cuan?

Sumber Gambar : Google

Sumber Gambar : Google

Bicara tentang saham tentu tak lepas dari dividen dan capital gain. Keduanya merupakan keuntungan yang dapat diperoleh dari perdagangan saham. 

Dividen adalah imbal hasil atas penanaman modal yang diperuntukkan bagi para investor saham jangka panjang. Imbal hasil tersebut bersumber dari laba yang diperoleh perusahaan, di mana dari laba itu sebagian dibagikan kepada para investor sebagai dividen. 

Sementara capital gain adalah keuntungan yang diperoleh dari selisih harga saham.

Tujuan bisnis adalah mendistribusikan keuntungan untuk meningkatkan kekayaan pemodalnya.
Keuntungan atas hasil investasi biasa disebut Investment Income atau pendapatan atas investasi. Secara sederhana investment income dibagi menjadi 2:
  1. Dividen
  2. Capital gain
Meski dividen dan capital gain sama-sama menguntungkan bagi investor, namun keduanya memiliki perbedaan yang signifikan. Yuk simak penjelasan berikut ini.
  • Sifat pendapatan

Dividen : Dari waktu perolehannya dapat dikatakan bahwa sifat pendapatan dari dividen adalah pasif, sedangkan capital gain cenderung aktif. Untuk mendapatkan passive income berupa dividen, investor harus memiliki modal finansial yang besar guna ditanamkan dalam perusahaan dalam jangka panjang.

Capital gain : Perolehannya menuntut adanya keaktifan dari investor dalam menjalankan aktivitas trading di pasar modal. Sebab itu, sifat pendapatan dari capital gain adalah aktif. Untuk mendapatkan keuntungan yang besar dari capital gain, investor dituntut aktif dan memiliki keahlian dalam technical analysis. Investor yang mengejar capital gain umumnya memiliki modal finansial yang relatif kecil, sehingga apabila diinvestasikan dalam jangka panjang perolehan keuntungannya cenderung kecill. 
  • Waktu pendapatan

Dividen : Pembagian dividen umumnya dilakukan setahun sekali yang besarannya ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Namun, ada kemungkinan pula perusahaan membagikan dividen interim yaitu imbal hasil sementara yang dibagikan kepada para investor secara berkala selama tahun berjalan, misalnya per triwulan. Pembagian dividen interim ini ditetapkan berdasarkan keputusan Direksi.

Capital gain : Waktu perolehannya tidak terikat dengan kebijakan perusahaan atau hasil RUPS. Capital gain dapat diperoleh sewaktu-waktu, di mana investor menjual sahamnya di saat harganya mengalami kenaikan. 
  • Sumber pendapatan

Dividen : Dividen diperoleh dari laba yang dihasilkan perusahaan dalam kurun waktu satu tahun atau satu periode akuntansi. Namun tidak seluruh laba dibagikan sebagai dividen kepada para investor, hanya sebagian saja.

Meski dividen menjadi hak bagi para investor, namun pembagiannya tidak bersifat mutlak. Artinya, pembagian dividen bisa atau tidak dilakukan berdasarkan kebijakan perusahaan. Perusahaan tidak membagikan dividen kepada para investor umumnya didasarkan pada alasan adanya kerugian yang ditanggung perusahaan, atau perusahaan sedang melakukan ekspansi bisnis.

Capital gain : Diperoleh dari keuntungan atas selisih harga saham. Harga saham senantiasa mengalami pergerakan, kadang naik kadang juga turun. Seperti halnya perdagangan pada umumnya, penjualan saham di saat harganya mengalami kenaikan akan menghasilkan keuntungan dari selisih harga jual dengan harga beli. Keuntungan dari selisih harga inilah yang kemudian disebut dengan capital gain.
  • Waktu yang tepat untuk bertransaksi

Berkenaan dengan waktu yang tepat untuk bertransaksi agar mendapatkan keuntungan maksimal baik dari dividen maupun capital gain, investor harus memperhatikan beberapa hal berikut.
  1. Tanggal cum date dividend Cum date merupakan batas waktu penentuan investor yang berhak mendapatkan dividen. Artinya, investor yang tercatat memiliki saham perusahaan terkait sampai batas waktu cum date berhak untuk mendapatkan dividen.
  2. Tanggal ex-date dividend. Ex date adalah masa setelah cum date, di mana investor yang tercatat memiliki saham perusahaan pada batas waktu ex date, maka tidak berhak untuk mendapatkan dividen. Artinya, investor yang membeli saham perusahaan pada tanggal ex date, maka tidak akan masuk dalam daftar investor yang berhak memperoleh dividen. Maka dari itu, jangan sampai salah dalam memilih waktu ketika membeli saham.
  3. Dividend yield. Dividend yield adalah tingkat pengembalian saham atau tingkat imbal hasil dividen yang ditawarkan perusahaan dalam satuan persentase. Tingkat imbal hasil dividen perusahaan ditentukan dengan berdasarkan besar dividen per saham dibandingkan dengan harga saham per lembar. Semakin besar dividen yield menunjukkan semakin besar pula dividen yang dibagikan.
Waktu yang tepat untuk membeli saham guna mendapatkan dividen adalah sebelum batas waktu cum date berakhir. Sementara, waktu yang tepat untuk menjual saham guna mendapatkan capital gain adalah ketika tiba masa ex date.

Bagaimana setelah menyimak penjelasan berikut ini? Tentunya, keduanya antara dividen dan capital gain mempunyai perbedaan yang signifikan ya.

Perolehan dividen tergantung pada keuntungan perusahaan dan perolehan capital gain tergantung pada pergerakan harga saham di pasar modal. 

Baca Juga: Mengenal Istilah Dividend Trap, Benarkah Merugikan? Begini Penjelasannya