Mengenal Istilah Dividend Trap, Benarkah Merugikan? Begini Penjelasannya

Trap - Canva

Trap - Canva

Selain capital gain, dividen jadi salah satu sumber cuan yang bisa dimiliki oleh para investor saham. Namun, istilah “dividend trap” kerap kali menghantui dan dianggap malah merugikan.

Benarkah begitu?

Dilansir dari laman Bursa Efek Indonesia, dividen sendiri merupakan pembagian keuntungan (laba) yang diberikan emiten setelah mendapat persetujuan dari pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). 

Ada berbagai jenis dividen. Yang paling umum dibagikan oleh emiten yakni dividen tunai dan dividen saham.

Baca Juga: Jadi Salah Satu Keuntungan Investasi, Yuk Kenali Dividen dan Jenis-jenisnya

Setiap emiten juga punya kebijakan dalam membagikan dividen nih, Be-emers. Misalnya, periode pembagian dividen, menentukan pembagian dividen atau enggak, dan sebagainya.

Selain itu, dilansir dari laman Ajaib, mekanisme pembagian dividen akan dibagikan sesuai dengan porsi saham yang dimiliki investor.
 

Keuntungan dari Dividen

Sementara itu, kamu bisa mengukur seberapa cuan pembagian dividen dengan menggunakan parameter dividend yield, yakni rasio dividen per saham yang dibagi harga per saham.

Kalau kamu mau dapat cuan dividen, dilansir dari BEI, tentunya kamu harus menjadi pemegang saham dari emiten yang ingin membagi dividennya nih.

Kamu pun harus memegang saham tersebut dalam kurun waktu yang relatif lama yaitu hingga kepemilikan saham tersebut berada dalam periode dimana diakui sebagai pemegang saham yang berhak mendapatkan dividen lho!

Meski begitu, sebenarnya untuk mendapatkan dividen, kamu juga bisa dengan cukup tercatat sebagai pemegang saham emiten yang akan membagi dividen pada saat cum date, yakni tanggal terakhir untuk mendapatkan dividen yang telah diumumkan.

 

Trap - Canva

Trap - Canva

 

Dividend Trap Sebenarnya Bikin Rugi Enggak Sih?

Nah, seiring dengan banyaknya orang yang melirik keuntungan dari pembagian dividen, banyak para trader yang justru masuk dalam “dividen trap” nih, Be-emers. Makanya, dalam trading saham, pembagian dividen justru dianggap menimbulkan “korban”, alih-alih memberikan cuan.

Dilansir dari Bisnis, istilah dividend trap sendiri merupakan situasi dimana terjadi penurunan harga saham sehari setelah masa cum date nih, Be-emers.

Soalnya, para trader cenderung memilih jalan pintas dengan beli saham di masa cum date dan menjualnya di masa ex date. Alhasil, banyak yang merasa terjebak karena harga saham turun seiring dengan banyaknya aksi jual oleh para trader.

Apalagi, penurunan bisa terjadi cukup tajam , lebih besar dari nilai dividen yang bakal diterima. Saat inilah, para trader atau investor merasa terjebak karena penurunan harga saham bikin keuntungan dividen jadi menguap gitu saja.

Terus, kenapa sih para trader buru-buru melepas saham setelah masa cum date? Para trader tentunya lebih mengincar cuan dari pembagian dividen tanpa perlu lama-lama menyimpan sahamnya.

Makanya, sebenarnya dividen trap ini bakal cenderung dialami oleh trader atau investor yang hanya “mampir” sebentar di suatu emiten tertentu atau jangka pendek. Sedangkan untuk investor jangka panjang, tentunya pembagian dividen tetap akan dianggap memberikan cuan dong.

Nah, kamu pernah mengalami Dividend Trap enggak nih, Be-emers? Ceritain pengalaman kamu yuk di kolom komentar!