Ternyata, Gojek dan Grab Punya Program untuk Memberdayakan UMKM Lho!

Mitra UMKM Gojek ( Sumber : Dok. Gojek )

Mitra UMKM Gojek ( Sumber : Dok. Gojek )


Layanan ride-hailing lahir karena perkembangan teknologi yang semakin pesat. Keberadaan startup Gojek dan Grab di Indonesia menjadi salah satu pendorong kemandirian ekonomi indonesia terutama dalam ekonomi digital.

Seolah menyadari besarnya peranan teknologi digital dalam memperkuat ekonomi negara, kedua perusahaan besar tersebut berupaya untuk berkontribusi memajukan ekonomi negara dengan memberi dukungan pada sektor UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah). 

Sebagai startup yang berbasis teknologi digital, Gojek dan Grab berupaya untuk memajukan UMKM dan membantu agar pelaku UMKM bisa beradaptasi dengan kemajuan teknologi dan mampu memanfaatkan platform digital dalam bisnisnya.

Mengingat bahwa UMKM menjadi sektor terbesar yang bisa meningkatkan ekonomi negara, Grab dan Gojek mewujudkan dukungan bagi UMKM melalui program yang mereka lakukan. Apa saja ya program nya? 
 

Gojek

Baru-baru ini Gojek menghadirkan Akademi Mitra Usaha (KAMUS) sebagai upaya untuk membantu pengembangan kompetensi pelaku UMKM di bulan Ramadhan. KAMUS merupakan bagian dari program pemberdayaan UMKM #MelajuBersamaGojek.

Dimana sebelumnya pada rangkaian program #MelajuBersamaGojek para UMKM telah difasilitasi solusi digital oleh Gojek seperti GoBiz, GoStore, Midtrans, dan lainnya. Hadirnya KAMUS diharapkan dapat membantu pelaku UMKM dari segi non-digital.


Melalui program ini, diharapkan menjadi wadah edukasi bagi komunitas UMKM #MelajuBersamaGojek yang terdiri dari Komunitas Partner GoFood (KOMPAG), A Cup of Moka (ACOM), Bincang Biznis GoBiz, serta Temu Midtrans.

Akademi ini akan membahas tren bisnis yang menarik selama ramadhan melalui webinar edukatif bertajuk SEDEKAH - Sesi Edukasi Ramadhan Berkah yang membahas resep sukses pertumbuhan bisnis kuliner, ritel dan jasa.

Gojek turut menggandeng partner yang juga fokus memajukan UMKM di Indonesia seperti SiberKreasi, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kominfo) serta SMESCO untuk memperluas materi yang diberikan dalam rangkaian webinar KAMUS.

Baca Juga: Siapa sih Pesaing Gojek dan Grab di ASEAN?

 

Grab

Meski bukan berasal dari Indonesia, Grab juga mendukung perkembangan ekonomi digital negara khususnya pemulihan ekonomi negara pasca pandemi Covid-19. Pada awal April 2021 lalu, Grab baru saja menjalin kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Kerjasama ini merupakan keberlanjutan dari program pemberdayaan UMKM yang dilakukan Grab sejak 2020 lalu yaitu #TerusUsaha. Program itu bertujuan untuk membantu pelaku UMKM bertransformasi ke digital.

Melalui program #TerusUsaha, Grab memberikan pelatihan keterampilan bagi pengusaha UMKM melalui Grab Akselerator UMKM dan Microsite khusus, serta membantu mereka meningkatkan visibilitas secara online dengan memberikan iklan gratis.

Program #TerusUsaha itu sudah terlaksana di berbagai daerah di Indonesia, salah satunya Jawa Barat. Sehingga, kerjasama yang terjalin ini untuk melanjutkan program #TerusUsaha dengan berfokus pada pemberian akses pelatihan guna meningkatkan keterampilan UMKM.

Pemberdayaan terhadap UMKM di lima kota di Jawa Barat yaitu Sumedang, Cirebon, Majalengka, Tasikmalaya, dan Kabupaten Bandung Barat diharapkan dapat meningkatkan daya saing dan ketahanan UMKM di Indonesia dalam jangka panjang.

Baca Juga: Grab Jadi Investor Emtek, Mungkinkah OVO dan Dana Merger?

Wah, keren ya. Gojek maupun Grab sudah berkontribusi besar untuk membantu pemerintah untuk memulihkan ekonomi negara pasca pandemi covid-19 dengan memberdayakan UMKM.

Yakin nih kamu enggak mau ikut kontribusi dengan beli produk di UMKM?