Band The Red Hot Chili Peppers Jual Katalog Lagunya Lebih dari US$140 Juta!

Red Hot Chilli Peppers Jual Katalog Lagunya Illustration Bisnis Muda - Pinterest

Red Hot Chilli Peppers Jual Katalog Lagunya Illustration Bisnis Muda - Pinterest

Like
Dikenal dengan lagu-lagu rock yang asyik, grup band The Red Hot Chilli Peppers kabarnya telah menjual hak atas katalog lagu-lagunya lho!

Diketahui dari New York Post, grup band yang biasa disingkat RHCP itu ternyata menjual hak atas katalog lagu mereka seperti "Under the Bridge," "Give It Away", dan "Californication” seharga US$140 juta.

Katalog Chili Peppers, yang sebagian besar ditulis oleh anggota inti band, dikutip Billboard tercatat telah menghasilkan sekitar US$5-US$6 juta setahun untuk penerbit.

Di satu sisi, ternyata RHCP menambah daftar artis yang mendapatkan keuntungan besar dari penjualan katalog mereka lho!

Diketahui, tahun 2020, Bob Dylan menjual katalog 600 lagunya seharga lebih dari US$ 300 juta ke Universal Music. Selain itu, ada juga Stevie Nicks, yang menjual hak atas katalog lagunya ke Primary Wave seharga US$ 100 juta.

Baca Juga: Dunia Bakal Hampa Gara-Gara Royalti Lagu? Ini Hal Penting yang Perlu Kamu Tahu
 

Popularitas Hipgnosis dalam Investasi Musik

Band yang sudah eksis sejak 1982 itu menjual hak penerbitan lagu-lagunya ke perusahaan investasi musik yang berbasis di London, yakni Hipgnosis. Adapun, Hipgnosis juga sedang populer akhir-akhir ini lho!

Pada Januari 2021, Hipgnosis juga mengambil setengah dari katalog lagu Neil Young. Katalog lagu yang dibeli yakni sekitar 1.180 lagu seharga US150 juta!

Bahkan, sejak awal tahun, Hipgnosis pun telah menandatangani kesepakatan dengan sejumlah musisi dunia seperti Shakira, mantan gitaris Fleetwood Mac Lindsey Buckingham, hingga produser musik Jimmy Iovine.

Adapun, New York Post juga mencatat, Hipgnosis membeli katalog lagu rapper Timbaland, Wu-Tang Clan's RZA, Blondie, vokalis Pretenders Chrissie Hynde, dan Barry Manilow, selama kurun waktu tiga tahun belakangan.

Lagu The Red Hot Chili Peppers mana yang paling kalian suka nih, Be-emers?