Apakah Ini Masa Terakhir Generasi Milenial untuk Bangun Peluang Kekayaan?

Keuangan Milenial Illustration Bisnis Muda - Canva

Keuangan Milenial Illustration Bisnis Muda - Canva


Dikenal cenderung konsumtif, generasi milenial kerap kebingungan untuk mengatur keuangannya. Lalu, apakah ini jadi masa terakhir bagi generasi milenial untuk bangun peluang kekayaan?

Banyak riset mengklasifikasikan milenial sebagai generasi yang "berpusat pada diri sendiri." Di sisi lain, dilansir Bloomberg, milenial kehabisan waktu untuk membangun kekayaan sebelum pensiun lho!

Meski begitu, sebenarnya kebanyakan milenial enggak cuma bisa merengek doang sih karena kondisi keuangannya yang belum stabil. Misalnya, banyak milenial yang harus melewati resesi dan berkembang melalui pemulihan yang enggak mudah.

Berdasarkan data Bloomberg, milenial yang lebih tua rata-rata memiliki kekayaan bersih US$91.000 pada tahun 2019. Padahal, jika dibandingkan dengan generasi Boomer di usia awal 40, mereka sudah bisa memiliki rata-rata kekayaan bersih hingga US$113.000 lho!

Belum lagi, banyak milenial juga harus membayar 50 persen lebih banyak untuk rumah sekarang daripada Boomer. Enggak terkecuali, milenial juga punya lebih banyak utang atau pinjaman!


Baca Juga: Masih Aktif Jadi Investor di Usia 61 Tahun, Ini Tips Investasi ala Lo Kheng Hong untuk Milenial

 

Keuangan Milenial Illustration Bisnis Muda - Canva

Keuangan Milenial Illustration Bisnis Muda - Canva


Lalu, Apa yang Harus Dilakukan Milenial?

Memang enggak ada jawaban yang mudah, kecuali memulai mengatur keuangan kita. Namun, meski dianggap enggak pandai mengatur uang, generasi milenial sebenarnya lebih terbuka untuk berbicara tentang uang daripada yang lain lho!

Misalnya, saat kita ditimpa pandemi dan resesi di tahun-tahun utama karir, kita si generasi milenial ini mungkin bersedia mengambil langkah berani untuk membuat pekerjaan dan bekerja lebih baik. Bahkan, enggak menutup kemungkinan untuk mengambil langkah resign.

Dilansir Bloomberg, sebenarnya keputusan terbaik dengan uang dibuat ketika kita tahu bagaimana uang itu dapat mendukung kehidupan yang diinginkan.

Kita bisa memulai dengan membayangkan hidup dalam tiga tahun ke depan. Misalnya, kamu nanti akan berkeluarga dan apa yang akan kamu prioritaskan? stabilitas kepemilikan rumah atau fleksibilitas bebas utang?

Selain itu, dikutip Bloomberg, ada cara untuk bisa membiasakan diri mengatur keuangan kamu lebih baik dalam jangka waktu panjang, seperti:
  • Pertahankan iuran pensiun
  • Mulai pikirkan tipe rumah yang diinginkan
  • Tentukan pinjaman yang sesuai dengan kondisi finansial dan kebutuhan
  • Selalu buat rencana keuangan

Gimana, kamu masih jadi milenial yang sulit ngatur uang atau sudah mulai masuk fase financial freedom nih, Be-emers?

Baca Juga: Menggapai Financial Freedom, Ini Lho Tahapan Finansial yang Harus Kamu Ketahui