Gagas “Eduponik”, Inovasi Edukasi Hidroponik Ala KKN Tematik UM di Desa Karangwidoro

Hydroponic Illustration Web Bisnis Muda - Canva

Hydroponic Illustration Web Bisnis Muda - Canva


KKN Tematik Universitas Negeri Malang (UM) jurusan Ekonomi Pembangunan bersama warga menggagas Eduponik, sebuah inovasi sarana edukasi hidroponik di RW 05 Desa Karangwidoro, Kecamatan Dau Kabupaten Malang pada Selasa (13/07/2021).

Eduponik ini bermula oleh adanya kegiatan warga setempat yang sudah menanam terlebih dahulu dengan media hidroponik. Hasil yang diperoleh dalam pengembangan hidroponik pada warga ini berkembang dengan baik.

Beberapa hasil dari  tanaman hidroponik telah dikonsumsi oleh warga sekitar dan kemudian dijual kembali. Telah diketahui bahwa hidroponik ini merupakan kegiatan menanam dengan menggunakan media air sebagai media penanaman, sehingga menjadi lebih mudah untuk dipraktekkan secara langsung.

 

Eduponik inovasi Edukasi Hidroponik (Sumber: bit.ly/karangwidoro)

Eduponik inovasi Edukasi Hidroponik (Sumber: bit.ly/karangwidoro)



Adanya potensi hidroponik yang berkembang, menjadikan keberlanjutan dalam pengelolaannya. Eduponik ini hadir sebagai sarana media edukasi hidroponik bagi masyarakat. Tim KKN Tematik UM menggagas Eduponik bersama warga dengan membentuk sebuah sarana edukasi yang akan memberikan pengetahuan dalam menanam menggunakan hidroponik.


“Eduponik ini sebagai edukasi kepada warga di mana target sasaran utama dengan mengajak anak-anak Sekolah Dasar dengan tujuan untuk memperkenalkan tanam hidroponik sejak dini.” Ungkap Risel sebagai koordinator Eduponik, anggota KKN Tematik UM.

Eduponik ini merupakan inovasi baru yang masih belum ditemukan di Desa Karangwidoro. Eduponik ini selain sebagai media edukasi terkait dengan cara penanaman hidroponik, juga memiliki keunggulan dalam pelaksanaan nantinya tidak memungut biaya dari warga yang ingin belajar hidroponik.

Penyelenggaraan Eduponik ini sebagai strategi manajemen dalam perencanaan bisnis atau sociopreneur. Langkah awal yang dilakukan dalam eduponik ini dengan menyusun business modal canvas sebagai acuan dalam proses pelaksanaanya nantinya.

Baca Juga: Belajar dari Bisnis Cimol, Seperti Apa Meraih Keuntungan dengan Jadi Sociopreneur?

Tak hanya itu, dengan menggandeng karang taruna dan masyarakat desa dalam kebelanjutan eduponik sehingga dapat teralisasi dengan baik. Pak Tony mengungkapkan, pegiat hidroponik berharap untuk keinginannya dalam mengembangkan hidroponik di RW 05 ini selain memberikan kebutuhan pangan bagi warga sekitar, dapat mampu memberikan edukasi kepada masyarakat sehingga mampu bermanfaat lebih luas lagi.

Tak hanya itu, dengan menggandeng karang taruna dan masyarakat desa dalam kebelanjutan eduponik ini agar dapat teralisasi dengan baik. Upaya pemasaran terus digalakkan dengan media sosial melalui instagram, website, brosur, dsb. Adanya Eduponik ini dapat memberikan manfaat kepada masyarakat tentang hidroponik sebagai upaya ketahanan pangan di tengah pandemi.

Pewarta: Taruni Risla Hanifah