Jangan Sembarangan, Perhatikan Hal Ini Sebelum Punya Asuransi Kendaraan

Happy Car Illustration - Canva

Happy Car Illustration - Canva

Like

Menurut data di Badan Pusat Statistik (BPS), hingga tahun 2018, jumlah kendaraan pribadi di Indonesia semakin meningkat. Jumlah sepeda motor di Indonesia mencapai 120 juta lebih. Sedangkan untuk mobil, jumlahnya sekitar 16 juta. Waw!

Banyak orang memilih kendaraan pribadi karena beberapa faktor nih. Ada yang beli karena efisiensi jarak dan waktu, kebutuhan operasional, hingga sekedar hobi dan koleksi.

Apapun alasannya, enggak lengkap rasanya kalau kamu punya kendaraan, tapi enggak punya asuransi. Sebab, risiko di jalan itu besar banget, Be-emers. Enggak cuma itu, risiko lain seperti kehilangan dan penipuan juga bisa terjadi.

Asuransi kendaraan penting banget buat hidup kamu biar tetap aman sentosa. Eits, tunggu dulu. Sebelum kamu punya asuransi kendaraan, ada hal-hal lain yang perlu kamu perhatikan juga nih!
 

Jenis Asuransi

Ada dua jenis asuransi kendaraan yang bisa kamu pilih: asuransi all risk (comprehensive) dan asuransi total loss only (TLO). Kalau kamu merasa butuh perlindungan yang bisa kasih ganti rugi secara utuh dan langsung, artinya kamu lebih cocok untuk memilih jenis asuransi TLO.

Jenis TLO ini juga dinilai lebih cocok untuk kendaraan yang intensitas penggunaannya rendah, tapi tetap punya risiko lain, kayak kehilangan dan sebagainya. Namun, asuransi TLO ini dibatasi untuk usia kendaraan maksimal 15 tahun.


Sedangkan jenis asuransi all risk, bisa kamu pilih untuk melindungi kendaraan kamu secara utuh atau sebagian akibat rusak, kecelakaan, atau kehilangan. Kendaraan yang bisa dilindungi dengan jenis asuransi ini adalah yang intensitas pemakaiannya tinggi, punya risiko kerusakan, dan punya nilai pertanggungan.
 

Perusahaan Asuransi

Selain jenis asuransinya, memilih perusahaan asuransi juga enggak kalah penting nih. Hal ini biar kamu terhindar dari risiko kayak penipuan dan ketidaknyamanan layanan.

Pertama, kamu wajib banget pilih perusahaan asuransi kendaraan yang terpercaya. Caranya gimana? Kamu bisa cek, apakah perusahaan asuransi tersebut sudah diakui secara resmi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atau belum.

Biar kamu tetap nyaman, kamu juga perlu memilih perusahaan asuransi yang bisa memberikan kemudahan informasi dan layanan yang sigap di kondisi darurat. Selain itu, kamu juga bisa pilih perusahaan asuransi yang punya jaringan bengkel yang luas dan trusted.
 

Polis dan Proses Klaim

Ini nih, yang paling jadi perhatian dalam asuransi, tapi kadang juga suka gampang banget terabaikan oleh pengguna. Kalau kamu memutuskan buat punya asuransi, kamu wajib banget perhatikan polis dan proses klaimnya.

Dalam polis, kamu jadi bisa tahu hal-hal rinci tentang apa aja yang bisa kamu klaim atau enggak. Ingat ya, kamu harus baca baik-baik polisnya, biar nanti kamu enggak keliru saat mengajukan klaim atau pengaduan.

Nah, ngomongin soal klaim. Kamu juga perlu memilih produk asuransi yang punya proses klaim mudah. Soalnya, seringkali proses klaim itu mengalami kendala kayak penolakan, prosesnya yang lama, dan sebagainya.
 

Jangan Sembarangan Beralih Fungsi Kendaraan

Di tengah maraknya layanan transportasi online, bikin banyak orang memanfaatkan peluang itu. Walhasil, banyak yang menjadikan kendaraan pribadinya sebagai kendaraan ojek atau taksi online.

Nah, tapi kamu harus hati-hati nih. meskipun jadi bisa dapat cuan dari kendaraan pribadi, klaim asuransi kamu bisa gugur lho! Kok gitu sih?

Soalnya, kendaraan kamu jadi beralih fungsi nih. Dari kendaraan pribadi, jadi angkutan komersial. Menurut Head of Communication & Event Asuransi Astra, dilansir dari Bisnis.com, kamu perlu melaporkan perubahan pemanfaatan kendaraan ke pihak asuransi buat mencegah penolakan klaim.

Jadi, buat kamu yang punya kendaraan pribadi, jangan cuma bisa beli atau pakai doang ya. Kamu pun juga harus memperhatikan faktor keselamatan dan keamanan kendaraan kamu biar tetap nyaman saat berkendara.