Ini yang Bakal Dilakukan Samsung untuk Peningkatan Penjualan Smartphone Lipat (Fold)

Samsung Seri Fold Illustration Bisnis Muda - Image: Samsung

Samsung Seri Fold Illustration Bisnis Muda - Image: Samsung

Like

Persaingan di dunia smartphone kini makin sengit. Tak terkecuali Samsung, brand besar asal Korea Selatan ini pun sedang fokus untuk peningkatan penjualan Fold Smartphone alias ponsel pintar lipat.

Seperti yang kita ketahui, Samsung kini sudah meluncurkan dua seri Fold Smartphone, yakni Galaxy Fold3 dan Galaxy Flip3. Keduanya kini dijual dengan harga rata-rata US$1.800 dan US$1.000.

Untuk seri Flagship, Samsung memang memasang harga yang cukup tinggi nih. Apalagi, seri Fold menjadi smartphone yang cukup unik di kelasnya.

Namun, dilansir New York Post, Samsung justru berharap versi ponsel lipatnya jadi lebih murah lho! Meski lebih murah, ponsel tersebut juga harus tetap tahan lama.

Soalnya, hal itu dinilai Samsung bakal memperluas daya tarik smartphone dengan desain berkonsep tinggi itu.


Sejauh ini, rupanya seri Fold milik Samsung dilaporkan mengecewakan konsumen. Akhirnya, pihak Samsung pun meluncurkan upayanya untuk membalikkan keadaan dengan dua produk baru yang dirancang untuk berfungsi baik sebagai telepon dan perangkat pintar yang stylist.

Baca Juga: Samsung Bakal Dominasi Pasar Flip Smartphone

Di satu sisi, sejak merilis ponsel lipat pertamanya pada tahun 2019, Samsung telah menggembar-gemborkan teknologi sebagai terobosan yang akan memacu lebih banyak konsumen untuk berbelanja secara royal pada ponsel baru mereka.

Sayangnya, ternyata ponsel yang dapat dilipat itu malah enggak seheboh yang diharapkan terjadi di pasar smartphone. Dari riset International Data Corp, Fold smartphone milik Samsung itu hanya berhasil mengirim 2 juta perangkat di pasaran dan itu hanya sebagian kecil dari hampir 1,3 miliar ponsel cerdas yang dikirimkan ke seluruh dunia pada tahun 2020.

Meski pasar masih ragu, tapi pihak Samsung diketahui telah melengkapi ponsel lipat terbarunya dengan kaca yang lebih tahan lama dan tahan air untuk mengurangi kemungkinan perangkat rusak. Hal itu pun dinilai bisa menarik pasar dan bisa sejajar dengan popularitas seri Note dan Flagship Samsung lainnya.

Adapun, perbaikan tersebut telah mendorong Samsung untuk menjadikan ponsel lipat sebagai produk unggulannya selama paruh kedua tahun 2021 ini.

Gimana, kamu lebih suka smartphone yang seperti apa nih, Be-emers?