Boeing Ungkapkan Aviasi Global akan Pulih Tahun 2024

Aviation Illustration Web Bisnis Muda - Canva

Aviation Illustration Web Bisnis Muda - Canva


Boeing, sebagai perusahaan produsen pesawat, menyebutkan bahwa butuh dua setengah tahun lagi bagi industri aviasi untuk bisa kembali ke kondisi normal sebelum pandemi.

Darren Hulst, selaku Wakil Presiden Pemasaran Komersial Boeing, mengatakan industri akan pulih pada akhir tahun 2023 hingga awal tahun 2024, yang akan diunggulkan oleh penerbangan domestik.

Menurut Boeing, rute penerbangan internasional jarak jauh akan memakan waktu paling lama untuk pulih, karena hal tersebut dipengaruhi oleh kebijakan dan pembatasan pemerintah masing-masing negara.

Namun, Boeing menyarankan pemerintah untuk melonggarkan kebijakan tersebut untuk memungkinkan pemulihan permintaan terpendam dari konsumen yang sudah ada di pasar.

Tahun lalu, jumlah penumpang turun sekitar 60 persen menjadi 1,8 miliar. Karena penurunan konsumen tersebut, industri pun kehilangan $126 miliar atau setara dengan Rp 1.795 triliun lho, Be-emers! Angka tersebut merupakan yang terburuk sepanjang sejarah.


Boeing menambahkan bahwa kekuatan ekonomi global adalah kunci untuk pulih dari keterpurukan.
 

Pendekatan Global

IMF atau International Monetary Fund memperkirakan ekonomi global akan tumbuh 6 persen tahun ini dan 4,9 persen tahun depan, karena dalam masa pemulihan dari kerusakan yang ditimbulkan oleh pandemi Covid-19.

Tetapi, kebijakan pembatasan perjalanan juga merupakan faktor penting dalam pemulihan kondisi industri.

Hulst menambahkan bahwa pemahaman umum tentang aturan perjalanan memungkinkan orang untuk melanjutkan bisnis, melanjutkan kunjungan dan melanjutkan bagaimana mereka menggunakan sistem transportasi global sebelum adanya pandemi.

Di berbagai belahan dunia dunia, masing-masing pemerintah negara telah mengambil pendekatan mereka sendiri untuk mengenali status vaksin dan pengujian. Ada juga persyaratan berbeda seputar periode karantina yang membuat perjalanan internasional menjadi hal yang rumit.

Namun, bulan lalu Uni Eropa memperkenalkan paspor vaksin untuk memudahkan orang melakukan perjalanan melintasi perbatasan negara.

Industri penerbangan sangat penting bagi ekonomi global. Organisasi Penerbangan Sipil Internasional PBB memperkirakan bahwa sebelum pandemi, industri tersebut bernilai sebesar 3,6 persen dari ekonomi global dan mendukung 65,5 juta pekerjaan di seluruh dunia.

Siapa Be-emers di sini yang udah nggak sabar ingin travelling naik pesawat lagi? Semoga kondisi dunia ini semakin baik sehingga kita bisa melakukan aktivitas dengan normal kembali, ya!