Arah Peluang Investasi PLTS di Indonesia, Untung atau Buntung?

Gambar Solar Panel | Sumber. Freepik

Gambar Solar Panel | Sumber. Freepik


Indonesia merupakan negara yang memiliki keistimewaan tersendiri yang tidak dimiliki oleh negara lainnya. Salah satu keistimewaan tersebut adalah wilayahnya yang terbentang garis khatulistiwa.

Dengan adanya garis khatulistiwa tersebut menjadi potensi besar bagi negara Indonesia untuk bisa memanfaatkan semaksimal mungkin potensi energi surya. Hampir di seluruh wilayah Indonesia memiliki nilai potensi tenaga surya. 

Berdasarkan data kajian yang dilakukan oleh institut for essentials Services reform yang bertajuk "Beyond 207 Gigawatts: unleashing Indonesia's solar potensial". Menerangkan bahwa potensi energi surya dapat menghasilkan listrik sebesar 4,7-27 TWh per tahun. Angka tersebut cukup besar, dan perlu diapresiasi. Namun, secara garis besar pemanfaatan tersebut masih jauh dari target yang diharapkan dan masih minimnya pemanfaatan yang baik. 

Sebenarnya dengan angka yang cukup fantastis tersebut diyakini akan membawa keuntungan ekonomi. Pada tahun 2021 kementerian ESDM mencatat total kapasitas energi surya yang ada di Indonesia sebesar 200 MW.

Bahkan, untuk bisa meyakinkan dunia bahwa negara Indonesia memiliki potensial energi surya, ketua asosiasi energi surya Indonesia (AESI) didalam rangkaian kegiatan South Korea Renewable Energy Investment Forum,  mengemukakan arah prospek pasar tenaga surya, yang memiliki potensial menjanjikan yang dapat dilihat dari tahun 2021.


Energi berkelanjutan, terutama pada pemanfaatan tenaga Surya terus digalakkan. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa hal tersebut sudah menjadi konsen pemerintah yang tertuang rapi dalam RUPTL agar bisa mencapai target bauran RUEN di tahun 2025 mendatang.

Upaya yang dilakukan untuk bisa memperbaiki dan mengembangkan peluang investasi hijau pada sektor PLTS yaitu dengan melakukan kajian dan perbaikan tata kelola regulasi terkait pengembangan PLTS Rooftop dan PLTS terapung. Sehingga, keberhasilan untuk bisa terbukanya peluang investasi berada pada kendali pemerintahan. 

Baca Juga: Singapura Bangun PLTS dan Impor Listrik dari Indonesia

Jika kita berkaca pada pernyataan yang sempat diutarakan oleh Mr. Byeongwoo Jeon, selaku Managing Director Global Bussines Departement KEPCO KDN, mengatakan bahwa ia menyampaikan apresiasi kepada negara Indonesia atas Pertumbuhan perkembangan energi terbarukan yang semakin membaik. Namun, terdapat pula beberapa rangkaian tantangan yang masih menghantui para investor.

Jika berbicara untung atau buntung, tentu saja jawabannya sangat menguntungkan. Namun, saat ini keuntungan tersebut masih belum terlihat dengan pasti, dikarenakan masih perlu adanya peraturan kebijakan yang dapat menyelesaikan variabel tantangan yang terjadi di lapangan.

Sehingga, dengan kata lain, jika Indonesia mampu membuat kebijakan dan roadplan yang sesuai maka akan berpotensi besar untuk bisa menarik Inovator dan mampu mendongkrak perekonomian Nasional.

Baca Juga: Sumber-Sumber Energi Ini Bisa Jadi Solusi Alternatif Lho!

Yuk, sharing di kolom komentar atau tulis aja pengalaman kamu di Bisnis Muda dengan klik “Mulai Menulis”.

Gabung juga yuk di komunitas Telegram kami! Klik di sini untuk bergabung