Hindari 5 Hal Ini Saat Menabung Supaya Untung

Ilustrasi orang yang tidak konsistes menabung. (Sumber gambar: Canva)

Ilustrasi orang yang tidak konsistes menabung. (Sumber gambar: Canva)


Menabung tentunya salah satu kewajiban yang perlu kita lakukan untuk masa depan yang lebih mapan. Namun, cara menabung yang salah juga patut kita hindari.

Sebab, adanya tabungan dapat menjadi fondasi paling penting dalam perencanaan keuangan. Dengan menabung, bisa bikin kantong kita sehat dan hidup tenang, tanpa banyak dihantui rasa cemas dan khawatir. 

Menabung juga menghindarkan kita dari berutang ketika muncul kebutuhan mendesak. Nah, makanya Be-emers perlu hati-hati. Jangan sampai asal-asalan dalam menabung, ya. 

Kalau cara menabungnya saja salah, kamu bukannya untung malah buntung lho. Lalu, seperti apa sih cara menabung yang salah itu?
 

1. Tidak Konsisten Saat Menabung 

Hal mendasar yang paling pertama adalah konsistensi kita dalam menabung. Kenapa? Sebab, konsistensi selalu dibutuhkan dalam segala hal, apalagi menabung. 

Tetaplah fokus untuk menabung setiap bulannya. Mau itu nominalnya besar atau kecil, tidak jadi masalah. Karena sudah pasti, sedikit-sedikit, lama-lama jadi engga sedikit lagi, bukan?


Makanya, jangan sampai bulan ini bisa menabung. Eh, tahu-tahu bulan depan skip karena malas dan memilih foya-foya berkedok self reward. Hal sederhana seperti itu termasuk cara menabung yang salah lho, Be-emers.

Tetap konsisten dalam menyisihkan penghasilan untuk ditabung, ya. Nah, supaya semangat menabung tetap terjaga. Ingatlah, bahwa kamu hidup bukan hanya untuk hari ini, tapi juga untuk masa depan!
 

2. Tidak Punya Alokasi Khusus Saat Menabung

Pasti banyak dari kita yang menabung kalau ada sisa uang saja. Lalu jika engga ada lebihan, ya engga nabung.

Itu juga merupakan cara menabung yang salah. Sebaiknya, ketika kita mulai menabung. Kita wajib memiliki alokasi khusus. 

Alokasikan lah sekitar minimal 5-10 persen penghasilan bulananmu, tapi lebih besar lebih baik, lho. Intinya, sisihkan uangmu untuk menabung di awal bulan biar tabunganmu juga maksimal.
 

3. Tidak Memiliki Tujuan Saat Menabung

Be-emers, hidup kalau cuma go with the flow atau mengalir begitu saja mah kurang greget, sama halnya seperti menabung. Kalau kamu tidak memiliki tujuan, menabung juga jadi kurang maksimal. Bahkan, tabunganmu malah sering terambil untuk hal-hal yang tidak penting.

Oleh karena itu, kamu perlu membuat tujuan saat menabung. Misalnya, untuk liburan, biaya kuliah, biaya nikah, dana darurat, serta berbagai tujuan lainnya. Dengan memiliki tujuan, kamu pun bisa lebih berkomitmen dan semangat dalam menabung.
 

4. Tidak Memiliki Rekening Tabungan yang Terpisah untuk Menabung

Jika dalam sebuah hubungan, loyalitas itu penting. Beda ceritanya dengan rekening tabungan. 
Engga ada salahnya punya banyak rekening tabungan. Sebab, demi memaksimalkan tabungan, kamu perlu rekening yang berbeda dari rekening untuk kebutuhan sehari-hari.

Tabunganmu pun tidak tercampur dengan pengeluaran wajib setiap hari, serta mudah dipantau pengelolaannya. Eits, tapi karena fungsinya sebagai rekening tabungan, jangan sampai sering-sering digesek, ya.
 

5. Punya Mindset Kalau Menabung Harus dengan Nominal Besar

Siapa nih yang malas menabung karena merasa penghasilan bulanannya masih kecil, habis untuk berbagai kebutuhan hidup, dan tidak percaya diri kalau menabung dengan nominal kecil?

Padahal, untuk mulai menabung itu engga perlu tunggu punya gaji puluhan juta, lho. Kamu bisa menabung mulai hari ini, meskipun cuma Rp100.000, Rp500.000, atau Rp50.000. Sebab, yang penting niat menabung dan harus konsisten.

Itu tadi lima hal yang harus kamu hindari saat menabung. Kalau selama ini Be-emers menabung dengan beberapa cara di atas, segera sadar, ubah mindset, dan jangan sampai terjebak dengan cara menabung yang salah kayak gitu lagi. Cobalah perbaiki secara perlahan, agar tabunganmu jadi lebih maksimal.