Bagaimana Sih Cara Forbes Meranking Daftar Orang Terkaya?

Deretan orang terkaya di dunia versi Majalah Forbes (Sumber Gambar: Forbes)

Deretan orang terkaya di dunia versi Majalah Forbes (Sumber Gambar: Forbes)

Like

Majalah ekonomi dan bisnis asal Amerika Serikat, Forbes, sering kali bahkan rutin merilis daftar orang-orang terkaya di seluruh dunia maupun di setiap negara.

Kini, kita melihat pemilik merek tas mewah Louis Vuitton, Bernard Arnault, dan keluarganya, menduduki posisi orang terkaya di dunia dengan kekayaan mencapai US$ 211 miliar atau setara dengan Rp3.196 triliun.

Sementara itu, posisi berikutnya ditempati oleh tokoh-tokoh seperti Elon Musk, Jeff Bezos, Larry Ellison, dan Warren Buffet.

Di tingkat nasional, Forbes telah menetapkan Hartono Bersaudara, bos BCA dan Djarum, sebagai orang terkaya di Indonesia. Peringkat ini diikuti oleh Low Tuck Kwong, Keluarga Widjaja, Sri Prakash Lohia, dan Anthony Salim.

Informasi menarik ini kemudian menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana Forbes mendapatkan data dan menyusun daftar orang terkaya ini.


Baca Juga: Miliarder Swadaya Termuda 2021, Austin Russell ‘Pemilik’ Forbes


Cara Forbes Menetapkan Daftar Orang Terkaya


Forbes memiliki beberapa metode untuk menetapkan daftar orang-orang terkaya. Cara pertama adalah dengan melakukan wawancara langsung dengan individu yang bersangkutan jika memungkinkan.

Tim Forbes akan berbicara dengan orang kaya itu sendiri, serta melibatkan karyawan, manajer aset, penasihat keuangan, dan pengacara mereka untuk mendapatkan informasi yang tepat.

Selain itu, Forbes melakukan analisis menyeluruh dengan mempelajari ribuan dokumen keuangan dari sekuritas dan bursa saham.

Semua jenis aset dipertimbangkan, termasuk aset lancar dan aset tetap seperti kepemilikan saham di perusahaan publik, properti, kendaraan, dan lain sebagainya.

Tak hanya itu, liabilitas, baik jangka pendek maupun jangka panjang, serta pemberian amal juga diperhitungkan.

Hasil dari perhitungan ini adalah nilai kekayaan bersih, yang merupakan selisih antara total aset dan total liabilitas. Namun, nilai kekayaan bersih bukanlah satu-satunya parameter yang digunakan oleh Forbes.

Mereka juga memperhitungkan harga saham yang dimiliki oleh miliarder dan nilai tukar mata uang. Fluktuasi harga saham dan nilai tukar yang dinamis menyebabkan peringkat seseorang dapat berubah dalam waktu singkat.

Baca Juga: Pendatang Baru dalam Daftar 25 Orang Terkaya 2023 Forbes!

Sebagai contoh, pemilik Bayan Resources, Low Tuck Kwong, pernah tergantikan dari peringkat orang terkaya di Indonesia karena fluktuasi harga saham Bayan.

Demikian juga, Elon Musk pernah digeser posisinya oleh Bernard Arnault karena perubahan harga saham Tesla dan fluktuasi nilai tukar mata uang.

Namun, perlu dicatat bahwa metode perhitungan ini umumnya berlaku bagi mereka yang memiliki saham di perusahaan terbuka atau yang terdaftar di bursa saham.

Be-emers, tak semua miliarder atau orang terkaya dapat masuk ke dalam daftar Forbes. Majalah ini memiliki kriteria khusus dalam menentukan para miliarder yang akan dimasukkan ke dalam daftar mereka.

Seiring waktu, kriteria dan perangkat perhitungan yang digunakan oleh Forbes dapat mengalami perubahan dan penyempurnaan untuk tetap akurat dan relevan sesuai dengan dinamika pasar dan ekonomi global.

Dengan demikian, orang-orang terkaya di dunia dan di Indonesia terus mengalami perubahan dalam peringkat mereka berdasarkan data dan metodologi terbaru dari majalah ekonomi terkemuka ini.

Punya opini atau tulisan untuk dibagikan juga? Segera tulis opini dan pengalaman terkait investasi, wirausaha, keuangan, lifestyle, atau apapun yang mau kamu bagikan. Submit tulisan dengan klik "Mulai Menulis".
 
Submit artikelnya, kumpulkan poinnya, dan dapatkan hadiahnya!
 
Gabung juga yuk di komunitas Telegram kami! Klik di sini untuk bergabung.