Mengatasi Emotional Eating: Langkah-langkah Menuju Kehidupan yang Lebih Seimbang

Mengatasi Emotional Eating: Langkah-langkah Menuju Kehidupan yang Lebih Seimbang (Sbr: Freepik)

Mengatasi Emotional Eating: Langkah-langkah Menuju Kehidupan yang Lebih Seimbang (Sbr: Freepik)

Like

Studi terbaru yang dilakukan oleh Health Collaborative Center (HCC) membuka tabir tentang perilaku makan di Indonesia, menyoroti prevalensi yang cukup tinggi dari apa yang dikenal sebagai emotional eating.

Dari survei yang melibatkan 1.158 responden dari 20 provinsi di Indonesia, 47 persen di antaranya teridentifikasi sebagai orang yang cenderung melakukan emotional eating.

Temuan menarik lainnya adalah bahwa usia di bawah 40 tahun dan proses diet ternyata menjadi faktor risiko yang signifikan terkait dengan perilaku ini.

Baca Juga: Memilih Makanan Sesuai dengan Golongan Darah: Tips untuk Kesehatan Optimal
 

Memahami Emotional Eating

Emotional eating adalah kebiasaan menggunakan makanan sebagai koping untuk mengatasi stres atau untuk memenuhi kebutuhan emosional, bukan karena lapar atau kebutuhan fisik.

Orang yang cenderung melakukan emotional eating sering kali mencari kenyamanan dari makanan tertentu, seperti junk food atau makanan manis, sebagai respon terhadap tekanan emosional yang mereka alami.


Namun, perlu diingat bahwa makanan tidak akan menyelesaikan masalah emosional. Lebih sering daripada tidak, setelah mengonsumsi makanan secara berlebihan, mereka yang melakukan emotional eating justru merasa lebih buruk dan bersalah.

Kebiasaan ini seringkali berujung pada "lingkaran setan" di mana masalah emosi yang mendasari tidak terselesaikan, dan malah muncul perasaan bersalah dan kekecewaan atas konsumsi makanan yang berlebihan.

Baca Juga: Mengapa Merasa Ingin Tidur Setelah Makan? Ini Penyebab dan Solusinya
 

Langkah-Langkah Mengatasi Emotional Eating

Untuk keluar dari lingkaran setan emotional eating, diperlukan langkah-langkah konkret yang bertujuan untuk mengubah pola pikir dan kebiasaan terkait dengan makanan.

Berikut adalah beberapa saran yang dapat membantu dalam proses ini:
  1. Menghargai Makanan: Mulailah dengan menghargai asal-usul makanan yang dikonsumsi.

    Memahami proses produksi makanan, dari penanaman hingga penyajian, dapat membantu kita lebih menghargai makanan yang kita konsumsi.
     
  2. Melibatkan Semua Indra: Perhatikan dengan seksama semua aspek makanan saat Anda mengonsumsinya, mulai dari suara, warna, bau, rasa, hingga tekstur.

    Berhenti sejenak dan nikmati pengalaman sensorik ini secara penuh.
     
  3. Makan dalam Porsi Sedang: Hindari makan berlebihan dengan menggunakan piring berukuran sedang dan mengisi hanya sekali.

    Ini membantu dalam mengontrol porsi makan dan mencegah overeating.
     
  4. Nikmati dengan Lambat: Kunyah makanan perlahan-lahan dan nikmati setiap gigitannya.

    Praktik ini membantu dalam merasakan kenikmatan makan secara penuh dan memperlambat konsumsi makanan.
     
  5. Makan Perlahan: Makan dengan perlahan membantu tubuh merasakan kapan sudah kenyang.

    Berhentilah makan ketika Anda merasa sekitar 80 persen kenyang untuk menghindari overeating.
     
  6. Jangan Melewatkan Waktu Makan: Mengatur jadwal makan yang teratur membantu dalam menghindari rasa lapar yang parah, yang sering kali mendorong kita untuk memilih makanan cepat saji yang tidak sehat.
     
  7. Mengonsumsi Makanan Nabati: Makanan berbasis nabati dapat menjadi pilihan yang baik untuk menjaga kesehatan dan mengurangi risiko penyakit tertentu.
     
Dengan menerapkan langkah-langkah ini secara konsisten, kita dapat mengatasi kecenderungan emotional eating dan menciptakan hubungan yang lebih seimbang dengan makanan dalam kehidupan sehari-hari.


___________________________________________________

Punya opini atau artikel untuk dibagikan juga? Segera tulis opini dan pengalaman terkait investasi, wirausaha, keuangan, lifestyle, atau apapun yang mau kamu bagikan. Submit tulisan dengan klik "Mulai Menulis".

Submit artikelnya, kumpulkan poinnya, dan dapatkan hadiahnya!

Gabung juga yuk di komunitas Telegram kami! Klik di sini untuk bergabung!