Belajar dari Elnisha Boutique: Transformasi Dari Toko Offline di Tanah Abang ke E-Commerce

Fashion Elnisha Boutique (sumber Shopee @Elnisha Boutique


Memulai bisnis dari apa adanya. Ada barang ini itu, dijual. Ada satu atau dua produk fashion tawarkan dari mulut ke mulut. Ada yang pesan, beli lalu dijual lagi.

Penjualan di toko sepi, lalu membuat status di whatsapp atau mengunggah di media sosial. Berbisnis itu adalah bagian dari berproses menuju kesuksesan. Percaya?
 
Perkataan di atas terkesan klise, tetapi nyatanya kebanyakan penjual yang telah sukses berbisnis di e-commerce adalah penjual yang memulai karirnya dari berjualan offline.

Sebut saja brand fashion ternama Elnisha Boutique yang sudah dikenal banyak orang dengan pengikut 4,9 ribu di Shopee. Kesuksesannya membangun kepercayaan pelanggan bisa dibilang dari bisnis keluarga di Tanah Abang.
 
Kita tahu Tanah Abang adalah pusat grosir terbesar di Jakarta. Setiap orang yang mau berjualan pakaian, Tanah Abang tempat yang cocok.

Dengan harga yang murah dan banyak pilihan, orang lebih memilih belanja di sana. Saudaraku pun memilih pakaian yang hendak dijualnya di sana.

Baca Juga: Tantangan Bisnis Keluarga: 3 Tips Menjalankan ala Elnisha Boutique
 

Dengan E-Commerce Elnisha Menjangkau Customer Lebih Luas 

Pengalihan dari jualan offline ke online dalam bentuk e-commerce bagi Elnisha telah mengubah bentuk jualan yang tadinya konvensional menjadi inovatif dan interaktif.


Dikutip dari Developers.bri.co.id, menurut Laudon dan Laudon adalah transaksi business to business yang terjadi dengan perantara jaringan internet.

Artinya semua yang terjadi antara pembeli dan penjual dilakukan dalam bentuk online baik itu melihat, penawaran produk, pengiriman, dan pembayarannya.

Elnisha Boutique telah menjadikan e-commerce Shopee sebagai pilihan penjualan produk-produk fashionnya. Beberapa barang ditampilkan dalam etalase-etalase, lalu terjadilah pemilihan barang oleh pembeli, dan dilakukan pembayaran. Dengan sistem juga, para penjual bisa mengetahui minat pembeli.

Pertumbuhan toko online pun akan mudah terlihat dan dipahami dibandingkan dengan penjualan offline. Penjualan online terlihat lebih simpel.

Semua sudah mengikuti sistem. Penjual hanya diminta untuk berinovasi agar pembeli menjadi pelanggan dan para pelanggan yang ada tetap loyal. Inilah yang harus dijaga oleh pemilik toko.