Menghadapi Ketidakpastian Global: Mengelola THR dengan Menabung atau Investasi Emas?

Emas (sumber: olah Canva Meliana Aryuni)

Like
Konflik Israel-Amerika versus Iran kian memanas penutupan selat Hormuz berpengaruh pada perekonomian global.

Setiap negara harus memiliki strategi dalam menghadapi situasi ini. Mau tidak mau, semua akan mengubah kehidupan manusia.
 
Lalu, apa yang harus kita lakukan jikalah dampak besar dari konflik itu terjadi di Indonesia? Akankah negara mampu untuk mengatasinya? Strategi menghadapi situasi ini pun harus penuh perhitungan dan hati-hati.
 

Emas dalam Pandangan Islam

Emas adalah barang tambang yang nilainya banyak, maka dia dikatakan untuknya sebagai barang berharga. Di tengah konflik Israel-Amerika versus Iran, harga beberapa hari ini harga emas mencapai 3 jutaan.
 
Konflik di Timur Tengah ini membuat orang berlomba-lomba mengamankan hartanya. Ada yang bentuk uang/tabungan dan ada juga yang berinvetasi dalam bentuk uang. Maka benarkah kata Rosulullah bahwa.

Baca Juga: 6 Rekomendasi Drama Korea Bergenre Romance hingga Thriller yang Bisa Kamu Tonton!
 
“Ketika akhir zaman sudah tiba, maka ukuran agama dunia manusia adalah dirham dan dinar.” (HR at-Thabrani).
 
Apakah saat ini sudah memasuki akhir zaman. Harga emas meninggi dan nilai tukarnya tidak jatuh. Orang berlomba-lomba mengumpulkan emas untuk disimpan dan digunakan sewaktu-waktu jika darurat. 
 
Konflik atau peperangan telah terjadi pada masa ini. Konflik telah merekam konten yang ditampilkan dan menyayat hati. Kita diajak melihat dan merenung tentang kejadian tersebut.
 
Seperti yang dikatakan oleh anak menteri Keuangan, Yudo Archilles Sadewa di instagram @mediaindonesia tanggal 5 Maret 2026.

Dia menyatakan bahwa saat ini masyarakat harus menabung dan tidak berinvestasi saham. Bahkan investasi di bidang minyak, emas, dan pengolahan minyak akan lebih menguntungkan untuk dilakukan. Lalu, bagaimana dengan lebaran nanti.