Daging kurban/Dokumentasi pribadi
Orang banyak yang menganggap Iduladha sebelah mata padahal Iduladha adalah hari raya besar.
Di kampung halaman saya, saat Iduladha setiap rumah masih harus menyiapkan hidangan dan kue sebagai jamuan meskipun tidak sebanyak Idulfitri.
Iduladha dan Berkurban
"Allah tiada melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil." (QS. Al Mumtahanah: 8)
Keadaan ini memberikan gambaran kepada kita bahwa Islam mengatur hubungan baik dengan orang nonmuslim, termasuk dalam hal bermuamalah.
Begitulah Islam mensyiarkan adab dan perilaku dengan nonmuslim. Iduladha memberi gambaran bahwa hubungan dengan nonmuslim pun harus tetap terjaga.
Mengelola Daging Kurban
Para panitia bagian pemotongan dan pembagian sudah siap di tempat. Dalam beberapa jam semua daging siap dibagikan hingga akhirnya sampailah di tangan kita.
Berikut ini adalah cara yang saya gunakan di rumah dalam mengolah daging kurban atau daging apa pun.
Pertama, bagi daging kurban itu beberapa porsi kecil untuk sekali makan. Masukkan ke dalam wadah kedap udara dan simpanlah di freezer sehingga bisa digunakan lebih lama jika dibutuhkan.
Sejalan dengan hal itu, ikutip dari laman health.detik.com, seorang Guru Besar Teknologi Pangan IPB University, Prof Dr Ir Purwiyatno Hariyadi, MSc, mengatakan mencuci daging kurban sebenarnya tidak disarankan.
Sebab mencuci daging akan meningkatkan kadar air di permukaan daging. Kondisi basah dan lembab ini dapat menjadi media sekunder yang sangat ideal bagi mikroorganisme untuk tumbuh subur dan mempercepat pembusukan.
Tulis Komentar
Anda harus Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.