Ada 5 Perusahaan Asuransi Jiwa dengan Premi Tertinggi Lho! Berikut Rinciannya

Insurance - Canva

Like

Pandemi Covid-19 memang membuat orang menjadi cukup panik dengan masa depan kesehatan dan jiwanya.

Hal tersebut rupanya juga cukup berdampak secara signifikan lho buat perusahaan asuransi. Soalnya, sejumlah perusahaan asuransi justru berhasil mencatatkan perolehan dan pertumbuhan premi yang cemerlang pada kuartal III/2020 nih, Be-emers.

Berdasarkan laporan keuangan kuartal ketiga tahun 2020 yang direkapitulasi oleh Bisnis, ada lima perusahaan asuransi dengan premi tertinggi mencatatkan kinerja yang optimal. Siapa aja ya?

Baca Juga: Cerahnya Prospek Digitalisasi Asuransi, 3 Aspek Berikut Dinilai Bisa Dorong Perkembangannya


Prudential Life

Diketahui, PT Prudential Life Assurance tercatat sebagai perusahaan asuransi jiwa dengan perolehan premi tertinggi pada kuartal III/2020, yakni Rp16,06 triliun.

Sebenarnya sih, perolehan itu turun 7,64 persen (year-on-year/yoy) dibanding dengan kuartal III/2019 senilai Rp17,38 triliun.

Meski begitu, Prudential justru mencatatkan pertumbuhan laba yang cukup signifikan. Pada kuartal III/2020, perseroan membukukan laba Rp3,5 triliun atau tumbuh 13,19 persen (yoy) dari kuartal III/2019 senilai Rp3,09 triliun.

Allianz
Selanjutnya ada PT Asuransi Allianz Life Indonesia nih. Diketahui, Allianz berhasil memperoleh premi per kuartal III/2020, yakni senilai Rp10,86 triliun.

Perusahaan asal Jerman tersebut mencatatkan pertumbuhan premi tertinggi dari seluruh pemimpin klasemen, yakni 28,45 persen (yoy) dari kuartal III/2019 senilai Rp8,46 triliun.

Bahkan, laba Allianz pun jadi yang terbesar di klasemen lima teratas. Pada kuartal III/2020, perseroan memperoleh laba Rp910,78 miliar, tumbuh hingga 51,77 persen (yoy) dari kuartal III/2019 senilai Rp600,12 miliar.

Baca Juga: Gandeng GoPay, Allianz Punya Produk Asuransi Jiwa Gratis?


AIA
Di posisi ketiga, yakni PT AIA Financial yang mencapai premi senilai Rp9,73 triliun di kuartal III/2020. Perolehan premi tersebut naik 1,03 persen (yoy) dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2019, yakni senilai Rp9,63 triliun.

Sayangnya, AIA justru mencatatkan penurunan laba. Pada kuartal ketiga tahun 2020, perseroan membukukan laba Rp119,8 miliar atau turun 21,32 persen (yoy) dibandingkan dengan kuartal III/2019 senilai Rp152,27 miliar.

AXA Mandiri
Selanjutnya, PT AXA Mandiri Financial Services tercatat menempati posisi keempat. Diketahui, hingga kuartal III/2020, AXA MAndiri mencatatkan premi Rp7,72 triliun.

Perolehan tersebut tumbuh hingga 16,16 persen (yoy) dibandingkan dengan kuartal III/2019 senilai Rp6,64 triliun. Namun, sama seperti AIA, laba perseroan itu turun 13,83 persen (yoy) dari posisi kuartal III/2019 senilai Rp696,81 triliun.

Manulife
Di posisi terakhir, ada PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia yang memperoleh premi kuartal III/2020 senilai Rp6,12 triliun. Capaian itu naik 3,03 persen (yoy) dibandingkan periode yang sama di tahun /2019, yaitu senilai Rp5,94 triliun.

Penurunan laba juga dialami sama Manulife nih, Be-emers. Diketahui, Manulife mencatatkan laba Rp368,53 miliar atau turun 68,74 persen (yoy) dari posisi kuartal III/2019 senilai Rp1,17 triliun.

Adapun, menurut Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Togar Pasaribu, capaian kinerja sejumlah perusaahan pada kuartal III/2020 menunjukkan adanya harapan bagi industri asuransi jiwa, yang sempat terperosok saat pandemi virus corona menghantam Indonesia.