Ini Instrumen Investasi yang Cocok untuk Investor Profil Risiko Moderat

Investasi ( Pinterest )

Like

Terdapat beragam instrumen Investasi yang ditawarkan di pasaran. Bagi investor pemula yang baru ingin terjun ke dunia investasi, hal tersebut justru dapat membuat bingung.

Hal ini karena memilih instrumen investasi seperti memilih jodoh. Dimana diperlukan kehati-hatian dan harus menemukan yang pas. Lantas, gimana sih cara memilih instrumen investasi yang tepat?

Memilih instrumen investasi berdasarkan profil risiko

Salah satu caranya adalah menjadikan profil risiko sebagai acuan. Profil risiko menunjukkan seberapa besar risiko yang siap diambil atau dihadapi oleh seorang Investor.

Dalam instrumen investasi apapun, tentu saja tidak terlepas dari risiko. Akan tetapi, risiko yang terdapat pada setiap instrumen dapat berbeda, mulai dari instrumen berisiko tinggi, sedang hingga rendah.

Profil risiko investor sendiri terbagi menjadi tiga jenis yaitu konvensional, moderat, dan agresif. Pembagian ketiga profil risiko tersebut didasarkan pada tingkatan risiko yang siap ditanggung investor, yaitu :
  • Profil risiko konvensional cenderung penuh kehati-hatian dan memilih instrumen beresiko rendah. Mereka cenderung ingin mencari aman karena belum siap untuk menghadapi risiko yang mungkin datang.
  • Profil risiko moderat sudah lebih berani, dimana menginginkan return yang tinggi dan lebih siap menghadapi risiko. Namun, mereka masih berhati-hati sehingga enggan mengambil risiko tinggi.
  • Sedangkan profil risiko agresif sudah matang dan siap untuk mengambil risiko. Sehingga akan mencari instrumen investasi yang menghasilkan timbal balik tinggi meskipun berisiko tinggi juga.
Oleh karena itu, mengenali profil risiko pribadi sebelum berinvestasi sangat penting. Bila paham dengan profil investasi apa yang anda inginkan, maka akan mudah menemukan instrumen investasi yang pas.

Nah, bagi anda yang tergolong penganut profil risiko moderat berikut beberapa instrumen investasi yang tepat untuk anda!

Instrumen Investasi golongan profil risiko moderat

  • Reksadana Pendapatan Tetap
Pada reksadana jenis ini, dana investor akan dialokasikan pada efek utang atau obligasi. Dengan begitu, investor akan mendapatkan penghasilan tetap yang stabil dalam jangka waktu 1 hingga 3 tahun.


Reksadana ini tergolong moderat dibanding jenis reksadana lainnya. Dimana risikonya lebih tinggi dari reksadana pasar uang tetapi lebih rendah dibanding reksadana saham.

Sehingga, reksadana pendapatan tetap ini sangat tepat untuk anda investor profil risiko moderat yang ingin mencoba berinvestasi pada instrumen reksadana.
  • P2P (Peer To Peer) Lending
P2P Lending termasuk salah satu instrumen investasi yang cocok untuk profil risiko moderat. Pada P2P Lending, bunga yang didapat cukup tinggi yaitu sebesar 21 persen.

Selain itu, risiko yang dihadapi masih tergolong sedang. Dimana dana tidak dapat dicairkan sesuka hati serta kemungkinan untuk peminjam (borrower) gagal membayar.

Akan tetapi, jangan khawatir. Bila anda berhati-hati dan menggunakan asuransi maka risiko dari berinvestasi di P2P Lending akan mampu diminimalisir.

Itulah beberapa instrumen investasi yang cocok untuk anda yang tergolong profil moderat. Jadi, siapkah anda untuk mencobanya?

Baca Juga: Cari Investasi Berisiko Rendah? Ini Deretan Instrumen untuk Profil Risiko Konservatif