5 Strategi Berinvestasi Obligasi untuk Persiapan Pendidikan Anak

5 Strategi Menggunakan investasi Obligasi untuk Persiapan Pendidikan Anak. Sumber Gambar Adobe Express

5 Strategi Menggunakan investasi Obligasi untuk Persiapan Pendidikan Anak. Sumber Gambar Adobe Express

Be-emers, obligasi merupakan salah satu instrumen investasi yang bisa dikatakan sebagai tengah-tengah antara tabungan dan saham lho.
 
Risikonya moderat, di saat bersamaan bagi hasilnya juga tidak bisa diharapkan terlalu tinggi. Meski demikian, instrumen obligasi ini bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan di masa mendatang. Misalnya untuk pendidikan anak.
 

Mengenal Obligasi dan Ciri-cirinya

Dikutip dari idx.co.id, obligasi bisa dijelaskan sebagai surat utang jangka menengah hingga panjang, yang pihak yang menerbitkan memberikan imbalan berupa bunga kepada pihak pembeli obligasi, pada periode tertentu.

Pihak yang menerbitkan juga wajib melunasi pokok hutang pada waktu yang telah ditentukan. 
 

Ciri-Ciri Obligasi 

Berikut adalah beberapa ciri-ciri instrumen obligasi yang wajib kamu ketahui: 
  1. Bagi Hasil Lebih Tinggi Daripada Tabungan. Dikutip dari kiwoom-invest.co.id, tabungan rata-rata memberikan bagi hasil di kisaran 0-0.5%, tergantung jumlah tabungan. Sedangkan obligasi bisa memberikan bagi hasil 5-7%.
  2. Risiko lebih rendah dibandingkan dengan saham 
  3. Jaminan uang dan bagi hasil kembali 100% terutama jika obligasi tersebut dari pemerintah
 

5 Strategi Berinvestasi Obligasi untuk Persiapan Pendidikan Anak

Berikut adalah strategi berinvestasi obligasi untuk persiapan pendidikan anak yang bisa kamu terapkan: 
 

1. Tetapkan Jumlah Uang yang Diperlukan

Contoh di bidang pendidikan, Be-emers ingin menyiapkan uang masuk ke universitas di 10 tahun mendatang.
 
Jika uang pangkal yang digunakan untuk masuk universitas saat ini adalah 50 juta. Dengan inflasi di bidang pendidikan sekitar 10-15% per tahun, kita ambil contoh inflasi 10%, maka di 10 tahun ke depan, uang 50 juta itu menjadi sekitar 129 juta.
 

2. Hitung Kebutuhan Investasi

Setelah menentukan jumlah uang yang harus diinvestasikan, Be-emers jadi bisa menghitung kebutuhan investasi setiap bulannya.
 
Kamu bisa lakukan perhitungan ini dengan memanfaatkan perhitungan simulasi di berbagai aplikasi atau platform investasi obligasi yang dipilih.
 
Dari contoh di atas, jika butuh 129 juta, maka setiap bulan dibutuhkan sejumlah uang sekitar 450 ribu rupiah.