LG Bakal Berhenti Jual Smartphone, Kenapa Ya?

LG Hentikan Bisnis HP- Canva

Like

Di tengah menjamurnya produk ponsel pintar, LG justru memutuskan untuk menghentikan produksi smartphone nih, Be-emers. Kenapa ya?

Dilansir dari The Washington Post, LG harus keluar dari bisnis smartphone yang dirintisnya. Perusahaan elektronik asal Korea Selatan itu meninggalkan ambisi selulernya setelah dikalahkan oleh Apple dan Samsung di deretan smartphone kelas atas dan merek-merek lainnya seperti Huawei.

Di satu sisi, keluarnya LG menandai penurunan berlarut-larut, yang membawanya dari salah satu pembuat smartphone top dunia hingga akhirnya kehilangan pangsa kurang dari 2 persen.

Berhentinya LG dari industri smartphone mengingatkan kita sama kasus Nokia dan Blackberry yang sempat jadi idola pada masanya, tapi harus kehilangan “pijakan” karena persaingan semakin ketat.

Baca Juga: Blackberry, Nokia, Motorola Comeback di 2021! Mana yang Bakal Mengulang Kejayaannya?
 

LG Fokus di Bisnis Pintar Lain

Ke depannya, LG dikabarkan bakal fokus pada perangkat yang terhubung, suku cadang kendaraan listrik, robotika dan penawaran rumah pintar.


Bahkan, perusahaan tersebut mengumumkan akan terus memanfaatkan keahlian selulernya dan mengembangkan teknologi terkait mobilitas seperti 6G, untuk memperkuat daya saing di area bisnis lain.

Saat perusahaan menghentikan bisnis ponsel cerdasnya, LG mengatakan akan terus memberikan dukungan layanan dan pembaruan perangkat lunak untuk pelanggan yang sudah punya handset untuk jangka waktu tertentu.

Adapun, sebenarnya LG telah merencanakan untuk menarik bisnis smartphone-nya ke dalam profitabilitas tahun ini. LG pun berharap keluar dari bisnis telepon seluler pada akhir Juli 2021, tapi pelanggan mungkin bisa menemukan model yang ada untuk dijual setelah itu.

Padahal, pada Januari lalu, dalam pameran CES, LG telah memamerkan konsep model baru dengan layar yang dapat digulung, di mana layar diperluas menjadi tablet kecil. Inovasi tersebut dipandang sebagai respons terhadap ponsel lipat Samsung.

Sayangnya, penurunan performa seluler LG mengakhiri jajaran produk tersebut nih, Be-emers.

 

LG Hentikan Bisnis HP- Canva

 

Kesempatan Emas untuk Para Pesaing di Industri Smartphone

Tahun 2020, diketahui lebih dari 1,3 miliar ponsel pintar terjual di seluruh dunia. Di satu sisi, pengguna cenderung tetap menggunakan sistem operasi iOS atau Android.

Sedangkan dari sisi brand, direktur pelaksana penelitian ekuitas di Wedbush Securities bernama Dan Ives mengatakan, Samsung dan Xiaomi, mungkin akan memperoleh keuntungan dari kepergian LG.

Sementara itu, diketahui Apple menguasai sekitar 19 persen pasar global, diikuti oleh 15 persen pangsa Samsung.

Namun, pandemi rupanya bikin banyak orang enggan untuk cepat mengganti smartphone dengan yang terbaru. Hal itu pun merugikan produsen ponsel cerdas, yang sebagian akhirnya merespons dengan menaikkan harga.

Konsumen pun dinilai enggak terlalu peduli pada inovasi. Makanya, ponsel dengan harga terjangkau seperti Xiaomi dan Oppo justru terus mendapatkan daya tarik dengan konsumen.

Bahkan menurut Gartner, masing-masing mengklaim sekitar 11 persen dan 8 persen pasar global pada tahun 2020.

Baca Juga: Wow Ada Gerai Xiaomi di Kutub Utara! Ekspansi yang Keren Bukan?